Berbicara tentang Aceh, sebuah provinsi paling barat di ujung pulau Sumatera di wilayah Indonesia ini, selalu menarik untuk di kupas ke dalam catatan berbagai problematika,Aceh sebagai pintu gerbang utama untuk penyebaran steemit ke nusantara ini. menjadi salah satu tagging pertama sebelum adanya tag indonesia dan menjadikan Aceh sebagai provinsi pengguna steemit pertama di Indonesia dengan pengguna terbanyak di Asia Tenggara, peran Steemians Aceh dalam melakukan #promo-steem di Indonesia patut diacungi jempol. Karena mula dari sini steemit terus berkembang dan semakin berkembang.
Berkenaan dengan catatan sejarah steemias Aceh Dalam artikel ini, sebahagian telah mengetahuinya, bagaimana sepak terjang pada masa lalu steemit berkembang, lahirnya beragam komunitas, hingga tag aceh turun meredam, hal ini telah mengubah pola pikir kita mengapa aceh yang telah berjuang dalam pertumbuhan steemit di Indonesia dengan pengguna terbanyak tidak ada seorang pun kurator?
Ribuan steemian telah lahir dari sini, dan ada ratusan steemian hebat dengan latar belakang beraneka ragam, dalam sebuah analisis steemians di Aceh mencapai 3000 user lebih. sedangkan di luar itu terus berkembang dengan lahirnya komunitas komunitas baru di Indonesia.
Banyak steemian memiliki potensi disini, tetapi tanpa kurator konten hebat postingan seperti sampah yang tidak ada harga, pengguna tag #aceh yang kini telah memberikan banyak dukungan untuk kemajuan steemit di dunia,tetapi tag ini sampai dengan saat ini tidak memiliki kurator konten, yang telah menerima pembayaran ratusan dolar steem dan ini menjadi sebuah alasan mengapa kita butuh kurator konten yang hebat.
Menanggapi tulisan dalam judul Shortage of Good Curators for Indonesia – Tackling the Problem Head On saya melihat dari beberapa sudut pandang, dia bertanya mengapa steemians Indonesia lebih suka menulis kedalam bahasa Inggris daripada bahasa lokal?
Ada beberapa hal yang saya amati dalam konteks membuat posting dalam bahasa inggris.
- Mereka ingin mendapat perhatian dari luar, jika mereka membuat konten dalam bahasa Indonesia, sangat kecil yang dari luar ingin menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dari apa yang telah mereka tulis. sedangkan konten dalam bahasa itu sendiri tidak ada jaminan saat ini untuk mendapatkan upvote, sejauh ini di Indonesia, konten yang bagus belum tentu mendapat suara yang tinggi, sehingga menyebabkan mereka lebih suka menulis dalam bahasa Inggris yang buruk, dan itu termasuk saya.
- Tidak ada jaminan yang seragam dalam pemilihan konten berkualitas di sini, karena tidak adanya kurator konten yang telah diberi tugas.
- Jadi hampir rata-rata mereka yang menulis dalam bahasa inggris yang buruk bukan mereka tidak suka bahasa Indonesia, tetapi karena tidak ada perhatian.
Saya pikir ini adalah masalah mengapa kita harus peduli?
Mungkinkah tag #aceh yang telah menerima ratusan dolar steem pembayaran ini ada kurator konten?
Bagi saya pribadi, melalui hari demi hari di steemit ini hanya untuk melihat tingkat kesejahteraan, beberapa tulisan di bawah ini adalah sesuatu yang terjadi dan menanyakan mengapa?
- Adakah Kesejahteraan Terhadap Rakyat Steemit?
- bahkan pernah saya posting menanyakan Terjaminkah Konten Berkualitas di Steemit Ini Mendapat Upvote? Haruskah Kita Memperbaiki Kualitas Konten, atau Upvote Konten Tanpa Kualitas?
- dan akhirnya kita harus menggunakan layanan Jika Aku Tak Mengirim Ke Bot.. Aku Tidak Ada Yang Upvote.. menarik bukan?
Kita hanya butuh sebuah aturan dalam hal ini, segala sesuatu bisa dikerjakan jika ada inisiatif untuk bisa meningkatkan pemberdayaan telah melakukan ini, kita butuh dukungan dan kerja keras serta terus meningkatkan hubungan kekeluargaan, tetapi kita masih diagangap sebagai saingan layaknya bisnis, mengapa kita tidak bisa bersatu mewujudukan semua itu? dan
telah menjadi payung komunitas dalam melakukan pemberdayaan melalui
. ini langkah yang sangat luar biasa dan applus dari saya.
Jadi kita butuh kurator Konten hebat?
Tergantung siapa dari mereka yang telah menaruh perhatian dan ingin melihat sisi pengembangan steemit di Indonesia yang berasal dari Aceh ini, tag #aceh yang mencapai ratusan dolar pembayaran steem tidak didorong oleh kurator konten, meskipun ini berjalan dengan sendirinya, tetapi dampaknya pada tag #aceh ini semakin hilang tanpa kendali, Tidak ada yang memilih konten yang layak menerima suara dan itu berjalan seperti air yang mengalir.
Berharap mereka memperhatikan untuk membantu para steemian di di negeri ini, membentuk kurator konten, memfilter pos yang layak menerima suara tinggi, dan memerangi plagiarisme, dan membimbing mereka ke steemian yang memiliki konten karakter yang tidak melanggar aturan
Semoga postingan artikel ini menjadi perhatian bagi mereka di steemit ini, dan berharap tag #aceh memiliki seorang kurator konten dengan dukungan Steempower dari mereka yang peduli dengan para steemian Asia khususnya Aceh sebagai pintu gerbang untuk para pengembang di Indonesia.
Harap dukung sebagai witness Anda
https://steemconnect.com/sign/account-witness-vote?witness=steemcommunity&approve=1
Bila anda ingin berpartisipasi dalam project witness , silakan upvote
sebagai witness anda, di link berikut ini :
https://steemconnect.com/sign/account-witness-vote?witness=vesteem&approve=1