Hari Ahad adalah hari libur yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya olahraga, setelah sepasang sepekan melakukan berbagai aktivitas berolahraga diakhir pekan tentu sangat besar manfaatnya. Untuk warga kota Lhokseumawe waduk pengatur air menjadi lokasi favorit untuk berolah raga.
Olahraga sederhana seperti berlari, jalan kaki, bersepeda dan olahraga "jempol" adalah aktivitas yang biasa warga sekitar kota Lhokseumawe lakukan di waduk ini. Waduk yang yang dikelilingi jalan sepanjang dua setengah kilometer ini "cukup nyaman" untuk berolahraga, karena bukan jalan lintas kendaraan umum sehingga tidak banyak kendaraan yang lalu lalang
Saya hanya menyebut cukup nyaman tidak sangat nyaman sebagai area olahraga karena ada beberapa hal yang menurut saya perlu perhatian pihak berwenang salah hal ini saya hanya memberi catatan hanya untuk sampah dan semak-semak.
Pada beberapa ruas jalan terdapat tumpukan-tumpukan sampah yang terbungkus plastik, sepertinya sampah rumah tangga yang dibuang masyarakat sekitar waduk. Yang kedua semak-semak dari rumput yang tumbuh liar di sekeliling waduknya harusnya mendapat perhatian dari pemerintah kota Lhokseumawe untuk dibersihkan secara berkala agar pemandangan lebih nyaman.
Masalah sampah juga bukan sepenuhnya dari masyarakat sekitar waduk tapi dari pengunjung juga melakukan hal yang sama dengan membuang sampah bekas botol minuman yang mereka bawa dan beli di sekitaran waduk.
Semoga kedepannya akan ada perhatian baik dari pemerintah, warga sekitar, dan pengunjung sendiri karena olahraga itu penting dan menjaga lingkungan tempat berolah raga juga penting.
Note:
Olahraga jempol yang saya maksud di atas adalah sebagian pengunjung saya perhatikan lebih banyak menghabiskan waktu dengan handphone dari pada melakukan aktivitas olahraga.