For this session, I want to share about a musical instrument called Angklung. Musical instruments that come from the Sundanese community in West Java is very popular. Not only in Indonesia, Angklung even been in demand by people in Europe, Asia, Africa and other parts of the world.
The sound that comes from this instrument is very beautiful. The sound is derived from the bamboo pipe bump that is shaken. The Angklung players who have been astute, can make us fascinated by the beauty of the sounds generated by Angklung.
Therefore, no wonder if the spread of Angklung so vast. Some campuses in Europe and America, mentioned to bring this tool specifically from Indonesia to provide opportunities for students to learn Angklung more deeply.
According to some references, initially this unique musical instrument is only used by the Sundanese people at certain events such as harvest time arrives.
Angklung made of bamboo stems are cut into pieces in certain sizes. Tied in a row like an organ. Since last November 2010, UNESCO has incorporated Angklung in the list of Masterpieces of Oral and Oral Cultural Welfare.
Like Angklung, there are many other interesting and unique things around us. Let's promote Indonesia's natural wealth, culture, customs, stories of tribal life and various other things the world needs to know. Let's share.

*INDONESIA*
Angklung, Alat Musik Yang Mampu Menghipnotis Dunia
Malam ini saya ingin berbagi tentang alat musik bernama Angklung. Alat musik yang berasal dari masyarakat Sunda di Jawa Barat ini sangat populer. Tak hanya di Indonesia, Angklung bahkan sudah diminati masyarakat di Eropa, Asia, Afrika dan bagian dunia lainnya.
Suara yang muncul dari alat musik ini sangat indah. Suara tersebut berasal dari benturan pipa bambu yang digoyang-goyangkan. Para pemain Angklung yang sudah lihai, bisa membuat kita terpukau dengan keindahan bunyi-bunyian yang ditimbulkan oleh Angklung.
Karena itu, tidak heran bila penyebaran Angklung demikian luasnya. Beberapa kampus di Eropa dan Amerika, disebut-sebut mendatangkan alat ini secara khusus dari Indonesia untuk memberi kesempatan bagi mahasiswanya mempelajari Angklung secara lebih mendalam.
Menurut beberapa referensi, awalnya alat musik yang unik ini hanya digunakan oleh masyarakat Sunda pada acara tertentu seperti saat musim panen tiba.
Angklung dibuat dari batang bambu yang dipotong-potong dalam ukuran tertentu. Diikat secara berjejer seperti organ. Sejak November 2010 lalu, UNESCO telah memasukkan Angklung dalam daftar Karya Agung Wisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia.
Seperti halnya Angklung, ada banyak hal lain yang menarik dan unik di sekitar kita. Mari kita promosikan kekayaan alam Indonesia, budaya, adat istiadat, cerita kehidupan suku tertentu dan beragam hal lain yang perlu diketahui dunia. Mari berbagi.
