Ada sesuatu tentang dia
Yang coba aku tulis segenap jiwa
Indah wajahnya bagaikan bunga
Belum lagi sikap dan tutur katanya
Duhai pujangga, Layakkah kusebut dia bunga?
Aaah! tentu saja
Lihatlah keindahan yang terpancar dari kelopak matanya
Sungguh berseri menjadi idaman sebagai penyejuk suasana
Teramat indah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Karena salah satunya bak bidadari surga diturunkan kedunia
Aku seperti lautan samudra yang diam menganga
Sungguh pertama melihat dia kagum luar biasa
Ini sepotong cerita dari kisah nyata
Sampai aku dijadikan teman olehnya
Dan akupun bersedia
Tapi ada luapan rasa tersimpan didada
Bahwa selama ini aku menyukainya
Tiba masanya dia bersama
Bukan aku orang yang dipilihnya
Aku jadi sedih untuk memikirkan dia
Karena perasaan ini terlalu lama dipendam rasa
Kuumbar senyum paksa
Semoga dia bahagia dengan si pria
Karena aku sadar tidak pantas mendampingi dia
Andai awal aku ungkapkan isi hati
Mungkin ini tidak terjadi
Oh, sungguh sangat berat yang ku alami
Mengingat penyesalan datang lagi