Pertama sekali mengenal steemit ada keraguan dalam hati untuk terjun ke lautan penuh dengan mata uang crypto ini. Bukan karena ketidakpercayaan kepada media sosial yang sebelumnya belum banyak yang mengetahuinya seperti saat ini. Tapi karena ketidakmampuan pribadi saya dalam mengelola blog, tentu saja permasalahannya dalam menulis.
Namun seiring perkembangannya, steemit terus berbenah dengan munculnya berbagai macam aplikasi pendukung seperti stepshot, zappl, dtube, dlive, dmania, utopian dan juga dsound. Aplikasi ini membuat steemian bersemangat karena akan sesuai dengan hobi dan kemampuan dari setiap individu.
Saya pernah mencoba untuk mengikuti salah satu aplikasi pendukung steemit. Dsound adalah salah satu aplikasi dari steemit yang saya rasa sangat cocok dengan hobi saya yaitu menyanyi. Karena sebelum mengenal dsound, saya sudah lama mengenal aplikasi yang sama yaitu soundcloud yang hanya meng-upload suara.
Namun ada rasa kekecewaan ketika melihat dsound lebih jauh. Kita mengetahui kalau steemit salah media sosial yang sangat anti dengan plagiarisme. Sehingga siapa saja yang melakukan plagiat baik disengaja maupun tidak sengaja, robot akan segera mengunjungi kita. Kenyataannya pada aplikasi dsound banyak terdapat steemian yang mengambil lagu orang dari youtube dan mengconvertkan kedalam bentuk mp3 atau mp4 lalu membuat caption kalau lagu itu ciptaan sendiri. Dan apa yang terjadi? Si plagiat mendapat reward yang lumayan banyak. Saya rasa
tidak bisa mendeteksi suara.
Pada Meetup KSI Chapter Aceh Timur saya sempat menanyakan tentang kekecewaan saya ini terhadap penyalahgunaan dsound oleh oknum pencuri kepada para senior yang menjadi pembicara. Namun belum ada solusi untuk masalah ini. Apakah ada solusi dari steemian lain tentang hal ini agar dsound bebas dari para pencuri dan pelaku plagiat?
Semoga saja ada yang bisa memberikan solusi. Dan besar harapan dsound terus berbenah dengan baik agar terbebas dari para plagiat.
Salam Damai,