Setahun yang lalu dua orang pemuda Bireuen datang ke warung kopi saya entah ingin sekedar minum atau ingin mempromosikan Steemit. Saat itu saya hanyalah seorang penikmat media sosial facebook, twitter, instagram dan juga aktif bermain game clash of clan (coc). Lalu kedua pemuda tersebut yang juga merupakan teman saya, memperkenal Steemit kepada saya. Pada awalnya saya menanyakan apakah ini berbentuk MLM (Multi Level Marketing), dan mereka secara bergantian menjawab dan menjelaskan kalau media baru ini sama halnya dengan media sosial lainnya yang membuat tulisan. Setelah dijelaskan secara detail, baru saya mendaftar akun steemit.
Dua orang pemuda itu adalah dan
. Dua orang ini sangat berpengaruh dalam mempromosikan Steemit di wilayah Bireuen. Mereka berdua merupakan motivator ulung dalam menyemangati steemian untuk terus berusaha berlayar, memberikan semangat kepada steemian yang putus asa atau memiliki masalah dalam dunia Steemit.
Setelah mendapatkan password dan menyimpannya dengan aman sesuai arahan senior, saya mulai membuat postingan pertama tapi tidak mengawali sesuai arahan untuk membuat postingan perkenalan diri. Saat itu masih antara percaya dan tidak kalau Steemit akan mendapatkan reward dari setiap postingan tulisan seperti yang dikatakan kedua teman saya yang juga guru steemit bagi saya.
Semangat menulis saat itu masih rendah karena tidak adanya rasa percaya diri dalam jiwa untuk menulis sesuai dengan isi kepala. Setelah mengikuti pelatihan "Steemit Writing Workshop" dengan pemateri yang diselenggarakan bulan november 2017 yang lalu. Saya sangat berterima kasih kepada
yang telah memotivasi saya dan rekan hingga timbul rasa percaya diri untuk melangkah lebih jauh di media ini. Padahal saya tidak terlalu menyukai pelajaran mengarang sejak sekolah dasar. Tapi semangat yang diberikan membuat pikiran saya terbuka akan betapa pentingnya menulis.
Saat itu saya mulai mempromosikan steemit dengan memulai dari prlanggan warung kopi. Diantara mereka ada sebagian yang mengikuti dan aktif hingga saat ini, ada yang cuma sebentar karena tidak mau menulis dan ada juga yang tidak mau sama sekali. Butuh usaha dan kesabaran yang kuat dalam membujuk mereka untuk ikut berlabuh dalam media Steemit.
Bersama BSC (Bireuen Steemit Community) kami terus mempromosikan Steemit dan sudah membuat dua kali meet up. Saya sendiri didalam komunitas dipercayakan untuk menjabat sebagai bendahara. Alhamdulillah, kami berhasil membuat dua kali acara meet up dengan mengundang kurator dan
juga beberapa perwakilan KSI dari berbagai kabupaten di Aceh.
Hari ini merupakan hari yang sangat spesial bagi saya yang sudah setahun berlayar di Steemit. Banyak rintangan dan tantangan ketika bergelut pada hobi yang berlawanan namun saya tetap berusaha dengan berbagai macam cara untuk menemukan ide agar tetap bisa menulis setiap hari. Dengan harapan tentunya untuk mendapatkan reward berupa Sbd dan Steem.
Hal yang paling utama yang saya rasakan setelah setahun menjadi steemian adalah:
- Steemit melatih saya untuk menyukai menulis.
- Steemit memaksa saya untuk terus belajar akan hal baru.
- Steemit mengingatkan saya untuk meluangkan waktu agar terus membaca.
- Steemit memperkenalkan pada uang digital (cryptocurrency).
- Steemit mengajarkan untuk saling menghargai karya orang lain.
Walaupun masih banyak target yang belum saya capai dibandingkan dengan beberapa teman lainnya, namun bersama Steemit banyak hal yang saya dapat dan pelajari tentang arti sebuah perjuangan, kebersamaan, strategi dan teknis dalam menggali uang kripto. Saya masih akan tetap berusaha untuk terus menggapai segala impian bersama Steemit. Semoga suatu saat impian saya terwujud.
Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada ,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
, seluruh steemian BSC, seluruh steemian KSI.
Tidak lupa terima kasih saya kepada teman yang sudah ahli dalam bidangnya dalam hal ini menulis, secara tidak langsung saya banyak belajar melalui tulisan-tulisan mereka;
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
.
Bireuen, 5 Agustus 2018