Sesuai dengan judul diatas, saya akan mengupas sedikit tentang hubungan antara muda-mudi dan Kerawang Gayo. Kerawang Gayo merupakan suatu identitas diri dari Urang Gayo. Suatu kebanggaan bisa memakai identitas daerah kita sendiri, apalagi sebagai generasi muda saya merasa bertanggung jawab untuk melestarikan budaya daerah saya sendiri.
Sebelum itu, perlu saya bahas terlebih dahulu arti atau makna dari motif dan warna Kerawang Gayo. Makna dari motif dan warna Kerawang Gayo saya ambil dari Wikipedia yang dikutip dari buku "Pilar-pilar Kebudayaan Gayo" yang ditulis oleh Drs. Isma Tantawi, MA dan Drs. Buniyamin S. Dalam buku tersebut terdapat makna dari warna dan motif dari Kerawang Gayo. Saya akan bahas satu persatu.
Pertama makna dari warna Kerawang Gayo. Kerawang Gayo memiliki beberapa warna khas yaitu Hitam (item) sebagai warna dasar/latar dari kerawang Gayo itu sendiri. Kemudian Merah (ilang) dalam bahasa gayo berarti mersik atau berani, Putih (poteh) bermakna suci dalam tindakan lahir dan bathin, Hijau (ijo) dalam bahasa gayo yaitu lisik, bermakna kejayaan dan kerajinan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Gayo, Kuning (using) dalam bahasa Gayo urik, bermakna selalu berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan.
Kedua yaitu motif dari kerawang Gayo juga ada beberapa motif, di antaranya yaitu: motif mata itik, pucuk rebung, sesirung, leladu, mun betangkat, tulen iken, puter tali, bunge kipes, gegapinh, panah dan motif selalu. Untuk maknanya saya kira akan terlaku panjang jika saya ulas disini, teman-teman dapat mencari tahu kembali di wikipedia sudah tersedia penjelasan lengkapnya.
Kemudian hubungannya dengan pemuda-pemudi apa? Seperti yang telah saya katakan tadi, sebagai generasi muda bangsa, kita bertanggung jawab untuk melestarikan budaya daerah kita sendiri salah satunya yaitu Kerawang Gayo. Melestarikan budaya tidak melulu soal promosi kesana kemari.
Sekarang ini pengrajin Kerawang Gayo mulai berinovasi membuat Kerawang Gayo dangan fungsi yang berbeda, tergantung pesanan. Mulai dari aksesories, tas, kemeja adat, dan lain-lain. Nah,,, kita sebagai generasi muda harus bangga memakainya sebagai wujud pelestarian atas budaya daerah.
Aku urang Gayo, Aku bangga mencintai dan munyeluk Kerawang Gayo