Satu kata yang tidak terlepas dari mereka orang suntuk akan sesuatu hal yang membutuhkan tempat menyalurkan aspirasi, inspirasi maupun instruksi yang nanti akan menjadi komunikasi.
Komunikasi yang akan terjalin bisa dalam bahasa tubuh yang akan menjadi emosi mau itu dalam keadaan sedih, senang, tertawa dan menangis.
Nongkrong dalam artian yang bermanfaat akan menghasilkan satu informasi tapi sebaliknya jika dalam artian yang tidak bermanfaat akan menghasilkan waktu yang tebuang sia-sia, kantong menjadi kering dan menabung dosa kedalam kantong amal perbuatan ke akhirat.
Seperti gambar yang akan di post saat ini dapat dikatakan nongkrong dalam artian yang tidak bermanfaat yang lagi direncanakan adalah mengunjungi pemandian air panas atau bahasa jepangnya onsen dimana sedang menunggu kepastian dan mengumpulkan pasukan. Jika itu terjadi maka akan menjadi planning yang tidak sia-sia tapi tetap dikatagorikan nongkrong tidak bermaanfaat alias mencari penyakit tengah malam dengan pergi ke pemandian, tapi jika planning itu tidak seperti yang diharapkan maka sudah jadi tidak bermanfaat, sia-sia dan ujung-ujungnya menjadi tabungan dosa ke akhirat dengan waktu yang akan terus terhabiskan di tempat nongkong.