Awal mula saya bergabung di steemit dan target saya tidak berlebihan. Dari bisa berbagi pengalaman dengan yang lain baik itu teman sebangsa dan senegara di steemit selain media sosial lain seperti Facebook, dan twitter. Target hanya untuk bisa membeli sebungkus rokok tanpa mengeluarkan uang dari mata pencaharian lain.
Tapi apa dikata, alhamdulillah berkat dengan kerja keras dan usaha yang saya tekuni, pada hari ini saya mendapatkan lebih dari target saya yang pertama ketika memulai aktif di steemit. Ketika itu harga 1 SBD Rp. 13.000, sedangkan Steem kisaran harga Rp. 23.000. Berbulan lamanya harga itu bertahan dan saya merasakannya.
Akan tetapi akhir tahun 2017, Steem dan SBD mulai ada pergerakan yang harganya terus saja naik hingga mencapai batas hampir 1 SBD Rp. 300.000. Ketika melihat harga tersebut saya terkejut, karena belum ada sejarah selama saya aktif di Steemit mencapai harga demikian. Dalam beberapa waktu yang lalu pengguna steemit yang baru bergabung di steemit mengeluh dengan turunnya harga yang drastis. Ini semua tidak salah mereka, karena ketika mereka aktif di steemit langsung melihat harga jual yang tinggi, makanya mereka panik ketika melihat harga rendah. Bukan seperti pengguna lama yang melihat harga rendah ke harga tinggi.