Saat tiba masa kelahiran, aku diciptakan bersama rindu. Kesakitan Ibu yang bahkan tidak bisa mengering hanya dengan 40 hari adalah bahasa paling bermakna yang menciptakan kesejatian cinta. Jeritan Ibu mengikat waktu menjadi tangguh bertahan di kejauhan perantauan kehidupan.
Yang aku tahu wanita terindah itu hanya ada pada dirimu, Ibu
Hanya Ibu yang kuat melahirkan jiwa dan cinta. Jiwa yang dilahirkannya menjadi cintanya tempat kekuatan dunianya, juga tempat siksaan nyata. Hari demi hari Ibu membesarkan cinta dengan penuh air mata.
Karena Ibu, rahim waktu yang melahirkan rindu. Ia bertahan melewati masa-masa kerelaan untuk membiarkan anaknya mencari kesuksesan dan mencari cinta yang mungkin bisa menduakan cinta pada Ibu.
Tentang waktu yang melahirkan rindu, hanya Ibu yang paham bagaimana mendekap hangat jiwa dengan sepasang mata tempatnya memiliki lagi dunia. Hanya Ibu yang paham sakitnya melepaskan bagian dari darah daging di tubuhnya sendiri.
Paham akan kasih sayangnya, hangat yang selalu dalam dekapan itu, Ibu
Pulanglah ke pelukan Ibu, tempat waktu tidak pernah berhenti mendetakkan rindu. Pulanglah ke rumah yang selalu mengisi ruang dengan luas cinta untuk selamanya dihuni olehmu. Berlarilah ke pelukan yang tidak pernah mengeluh jika pun setiap detik pelukan itu harus membakar dada untuk menyalakan bara dan gairah penantian yang paling dirindu.
THANKS FOR YOUR STOPPING BY. I REALLY APPRECIATE YOUR UPVOTE AND COMMENT