Serial Sajak Mendadak
Spontanitas Bisa Menjadikan Kata-Kata Bermakna Tanpa Batas.
Dinginnya malam tidak ada apa apanya, dibanding dinginmu yang tanpa kata kata.
Sunyi tata surya tak berpenghuni,
Lebih sepi lagi bila tak ada lagi kamu di hatiku ini.
Maka jangan pernah marah dalam diam.
Yang diamnya lebih dari pisau yang akan menusuk lebih dalam.
Maka kamu selalulah menetap.
Tetap berada di hatiku dengan komitmen yang mantap.
BACA JUGA #SajakMendadak LAINNYA:
#SajakMendadak 1: Doa Adalah Pelukan Terbaik untuk Orang yang Tercinta
#SajakMendadak 3: Tak Perlu Banyak Kata untuk Mengungkapkan Cinta
#SajakMendadak 4: Crazy In Laugh
#SajakMendadak 5: Apa Kabar Benih Rindu yang Kutitipkan di Bibirmu?
#SajakMendadak 6: The World Could Be Ours
#SajakMendadak 7: Happiness Is Simple Like Loving You Without Being Frightened
#SajakMendadak 8: Orang-Orang yang Pernah Singgah dan Kamu yang Kuanggap Rumah
#SajakMendadak 10: It's 3.00 AM and You're The Reason That I Lie Awake
#SajakMendadak 11: Definisi Alunan Ketenangan Hati
Sajak Mendadak 12: Tak Ingin Tua di Jalanan
#Sajak Mendadak 13: Faithful Through All Seasons
Sajak Mendadak 14: Perfection In Imperfections / Kamulah Binar, Alasan Cinta yang Selalu Bersinar
Sajak Mendadak 15: Tak Perlu Ragu Bila Rindu Belum Memekarkan Temu
THANKS FOR YOUR STOPPING BY. I REALLY APPRECIATE YOUR UPVOTE AND COMMENT