Meneruskan pesan , Risman
mengajak kita berinovasi.
Saya mengambil secuil dari potongan pesan risman untuk saya ramu kembali.
Inovasi tiada henti
Ajakan yang sepatutnya disambut oleh semua steemian.
Bicara inovasi, bicara kreatifitas, bicara terobosan, maka kita harus fahami ada prasyarat utama untuk sampai pada taraf tersebut.
Sebuah inovasi adalah hasil dari proses keberanian untuk keluar dari kungkungan pakem yang ada, keberanian untuk berfikir diluar kelaziman.
Berani untuk menarik jangkar dan meninggalkan pelabuhan yang nyaman ke lautan lepas yang penuh tantangan.
Inspirasi yang menuntun inovasi tidak datang begitu saja. Sebagaimana kreatifitas sering hadir bersamaan dengan selimut panjang penderitaan. Baik penderitaan personal, maupun empati terhadap penderitaan sekeliling.
Orang yang menderita orang yang terjepit orang yang sedang dalam kesulitan lebih berpeluang untuk mendapatkan cara baru keluar dari persoalan,
Gambar : kreativitas saat lapar "indomie dalam gelas"
Banyak inspirasi menghampiri manakala kita dipaksa berfikir keras, untuk sebuah cita cita.
Walaupun inspirasi datang mendadak tatkala kita sedang istirahat karena terlalu lelah berfikir dan hampir pingsan dihimpit realitas. Di menit akhir, betol di menit akhir, goal di menit akhir selalu menjadi goal terindah.
Penderitaan dan kesulitan berpeluang merangsang kreatifitas yang membuahkan inovasi.
Kepada steemian yang sedang menderita bersabarlah dengan penderitaan. Sebentar lagi anda akan kreatif, makin panjang penderitaan anda semakin kreatif anda, setelah itu menjadi inovatif.
Selamat berpuasa, dan selamat memburu inspirasi di sela "derita lapar."