Adapun bila ditinjau melalui dalil-dalil dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, maka “al-barakah” memiliki makna dan perwujudan yang tidak jauh berbeda dari makna “al-barakah” dalam ilmu bahasa.
Jadi, keberkahan itu tentunya diperoleh bukan dari banyak atau sedikitnya rezeki yang kita peroleh melalui bekerja belaka, tetapi keberkahan itu hanya bisa diperoleh dengan cara atau usaha pekerjaan kita yang halal dan baik pula sesuai Syariah dan juga ketaatan kita secara totalitas pada Syariah Allah.
Adapun bekerja dengan cara atau usaha yang halal dan baik sesuai Syariah merupakan sumber yang halal dan baik dari rezeki yang halal dan baik. Dan bekerja dalam mencari rezeki yang halal dan baik merupakan salah-satu bukti keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT Sang Maha Pencipta dan Pengatur alam semesta, manusia dan kehidupan.