APA PUN motif di Steemit, baik karena iseng maupun serius, Anda berada dalam sebuah situasi persaingan di platform ini. Di mana pun sahabat Steemians menempatkan diri—suka atau tidak—persaingan akan terus berlangsung dengan intensitas yang berbeda. Ada steemian yang menyadarinya dan menempatkan diri secara benar dan menjadi bagian dari persaingan ini. Tapi banyak juga yang tidak menyadarinya karena tergilas rutinitas dalam Steemit; posting, upvote, komentar, meresteem, atau membaca postingan orang lain.
Kalau Anda menyadarinya (adanya persaingan), belum bisa dikatakan Anda steemian yang beruntung. Kalau Anda menyadarinya dan menetapkan posisi Anda dalam pusaran permainan ini, Anda baru bisa dikatakan steemian yang beruntung, di mana pun Anda berada saat ini dan bagaimana pun hasilnya nanti. Kesadaran adanya persaingan dan situasi yang kita hadapi, akan membuat Anda siap menghadapi berbagai kemungkinan.
Selama aktif di platform ini dan membaca banyak artikel, saya mendapati kenyataan bahwa situasinya tidak selamanya seperti yang tertulis di FAQ. Ini seperti mengendarai sebuah mobil. Anda bisa saja membaca buku panduan ribuan kali sampai hapal di luar kepala. Tapi begitu duduk di belakang setir, Anda akan menghadapi situasi yang berbeda. Begitu banyak hal yang mengejutkan, terkadang menyenangkan tetapi ada juga yang tidak (sebagaimana kehidupan ini). Tapi sebelum artikel ini terlalu jauh, saya ingin membuat sebuah kesimpulan awal; Ini adalah platform yang menyenangkan jika Anda tidak berorientasi pada kepentingan pragmatis semata.
Postingan pertama
Persaingan itu terasa ketika memulai postigan “introduceyourself” pertama kali. Steemian yang kreatif membuat postingan perkenalan itu dengan cara menarik. Tidak hanya selembar foto memegang kertas dengan nama akun dan permintaan follow, upvote, dan resteem. Ada juga yang menulis informasi menarik lainnya secara lengkap, didukung beberapa foto kegiatan steemian tanpa harus terlihat narsis. Kalau ia mendapatkan banyak komentar dan upvote dari postingan pertama, itu adalah sebuah hal yang wajar.
Tapi tidak ada jaminan postingan perkenalan yang “indah, meriah, dan megah” seperti itu akan mendapat respon yang juga indah, meriah, dan megah. Orang pintar terkadang kalah dengan orang beruntung. Dari perjalanan di Steemit selama ini, itu yang saya temukan. Namun, ingatlah kesimpulan kedua; Jangan pernah mengandalkan keberuntungan sebab ia berada di luar kendali kita! Seperti kata pepatah, kita tidak bisa mengendalikan angin, tetapi kita bisa mengatur layarnya.
Jadi, fokuslah dengan mengatur layar di Steemit.
Bagaimana mengatur layar dalam sebuah pelayaran di Steemit? Berikut ini beberapa hal yang saya simpulkan berdasarkan pengalaman. Ini bisa saja salah atau kurang tepat, atau banyak di antaranya bukan hal baru, tetapi disampaikan dengan cara berbeda. Jadi, terbuka ruang untuk mengoreksinya.
- Tetapkan motif Anda
menetapkan motivasi yang benar sebelum memulai, adalah cara yang tepat untuk menghindari kekecewaan di kemudian hari. Banyak cerita panjang para senior di Steemit tentang bagaimana mereka memulai dan apa motivasi mereka. Terkadang, cerita itu sudah benar untuk mendorong semangat para pemula. Tetapi, kita cenderung fokus pada bagian yang menyenangkan saja, semisal mendapatkan rewards yang luar biasa. Kisah-kisah yang menyakitkan, cenderung kita abaikan.
Bisa jadi steemian tidak menetapkan motif apa pun. Tidak punya tujuan apa pun karena hanya ikut-ikutan teman atau dibuatkan akunnya oleh teman. Dalam perjalanan, kemudian ada steemian yang menikmatinya, tetapi banyak juga yang layu sebelum berkembang, lantas tidak aktif lagi. Postingan “introduceyourself” menjadi “introduceyourdead” karena postingan pertama menjadi postingan terakhir.
Saya termasuk beruntung mendapatkan informasi yang benar dari para pendahulu di Komunitas Steemit Indonesia. Para senior yang masih muda dan energik itu mengingatkan agar tidak mencari kekayaan di Steemit. Kalaupun ingin kaya, Anda menempuhnya dengan dua cara: menjadi investor (jika Anda punya cukup uang) atau bekerja keras. Sesungguhnya saya ingin melakukan keduanya. Tetapi karena belum memiliki cukup uang, saya mengambil pilihan kedua (bekerja keras) saja dulu.
kita bisa saja memulai dengan motif yang “keliru” seperti mengumpulkan SBD sebanyak mungkin. Namun, dalam perjalanannya kita menemukan kenyataan bahwa kenikmatan Steemit bukan hanya pada SBD semata, melainkan juga bisa menjadi media untuk belajar banyak hal, kita kembali ke jalan yang benar dalam mengendalikan layar Steemit.
Bersambung...
Competition Grabs Attention in Steemit
WHATEVER the motive in Steemit, just for fun or serious, you are in a competitive situation on this platform. Wherever Steemians friends put themselves up or not-the competition will continue with different intensities. There is a steemian who realizes it and puts it self right and becomes part of this competition. But many also do not realize it because of crashing routines in Steemit; post, upvote, comment, resteem, or read other people's posts.
If you know it (the competition), you can not say you are a lucky winner. If you realize it and set your position in the vortex of this game, you can only say lucky steemian, wherever you are today and how the results later. Awareness of the competition and the situation that we face, will make you ready to face various possibilities.
While active on this platform and reading many articles, I noticed the fact that the situation is not always the same as it says in the FAQ. It's like driving a car. You can just read the manual thousands of times until memorized by heart. But once seated behind the wheel, you will face different situations. So many surprising things, sometimes fun but some are not (as is life). But before this article goes too far, I want to make a preliminary conclusion; This is a fun platform if you're not pragmatically oriented.
The first post
Competition was felt when starting postigan "introduceyourself" the first time. Creative Steemian makes the introductory post interesting. Not just a photo holding a paper with the account name and follow request, upvote, and resteem. There are also other interesting information written in full, supported by some photos of steemian activities without having to look narcissistic. If he gets a lot of comments and upvotes from the first post, it's a natural thing.
But there is no guarantee of posting a "beautiful, festive, and majestic" introduction like that will get a response that is also beautiful, lively, and majestic. Smart people sometimes lose out with lucky people. From the trip in Steemit over the years, that's what I found. However, keep in mind the second conclusion; Never rely on luck because he is out of our control! As the saying goes, we can not control the wind, but we can set the screen. So focus on setting up the sail of Steemit.
How to set up a screen in a cruise on Steemit? Here are some things I've concluded based on experience. This can be wrong or incorrect, or many of them are not new, but are delivered differently.
So, open space to correct it.
1. Set your motives
Setting the right motivation before starting, is the right way to avoid disappointment in the future. Many long stories of seniors in Steemit about how they started and what their motivations are. Sometimes, the story is correct to encourage the beginner's enthusiasm. However, we tend to focus on the fun part only, such as getting incredible rewards. Painful stories, we tend to ignore.
It could be that the steemian did not set any motives. Do not have any purpose because it just follow-friends friend or made account by friend. On the way, then there is a steemian that enjoys it, but many also wither before growing, then no longer active. The post "introduceyourself" becomes "introduceyourdead" because the first post becomes the last post.
I was lucky to get the correct information from my predecessors in Steemit Indonesia Community. The young and energetic seniors were reminded not to seek wealth in Steemit. If you want to be rich, you go through it in two ways: being an investor (if you have enough money) or working hard. I really want to do both. But because I do not have enough money, I take the second option (to work hard) just first.
We can start off with a "wrong" motive like collecting as many SBDs as possible. However, in the journey we find the fact that the pleasure of Steemit not only on SBD alone, but also can be a medium to learn many things, we go back to the right way in controlling the sail of Steemit.***
Continued