I was still in the Cut Meutia Hall, Bukit Indah Campus, Malikussaleh University, Aceh until afternoon, Friday (10/19/2018). I witnessed the final preparations for the 6th National Economic Seminar (SNE) of the Faculty of Economics and Business. There are no obstacles so far, other than electricity and turn off all day. But according to the Lhokseumawe PLN Manager who is also an active Steemians, , there is a network disruption on the path to Bukit Indah Campus. "But insya Allah, tomorrow (Saturday, 20/20/18) I hope is safe," says
assured.
As one of the non-PNS (public servant) lecturers at FEB Unimal, I have often been involved in various events, including national and international seminars. But this time it was different ‘cause the Dean of FEB Unimal, , asked me to be the committee secretary. Greater responsibility made me have to focus on the event to make sure everything went smoothly.
Alhamdulillah, until the preparation is 100 percent solid, there are no significant obstacles. In the afternoon, I called who joined
,
, and two speakers
and
. The plan, Mr. Dean
, and one of the best lecture
will host guests for getting dinner. "It seems like it can't, we just arrived in Lhokseumawe before midnight,"
tall to me by phone.
I immediately contacted Mr. and the other committee if the dinner was canceled. We also scheduled the following night because
and
were still in Lhokseumawe. Some lecturers and officials at FEB Unimal also contacted me to make sure the speakers and the group were well on their way.
When I left the Bukit Indah Campus gate, I saw a welcome banner to ,
, and the group at Bukit Indah Campus. Ah, finally they were present at Bukit Indah Campus after taking a long journey from London - Jakarta - Banda Aceh - Lhokseumawe. I imagine how tired they are. When calling
, I hoped they could use the trip from Banda Aceh to Lhokseumawe they could use to rest, even though sleeping in a car remained uncomfortable—of course.
I and the FEB lecturers are very happy and
from
willing to attend Bukit Indah Campus to discuss blockchain technology and its use in various economic and business fields. This is the first seminar on blockchain in Unimal and I have never heard of such a seminar on another campus in Aceh (please correct me if I make mistake).
From the beginning, the Dean said he was very pleased that
and
were willing to transfer knowledge and information to academics and students, as well as invitees from various backgrounds. Because the budget owned by the campus is very limited and unable to follow international standards. But the
team is very helpful. You all are amazing!
This seminar on blockchain will be the first step for FEB Unimal to open a Digital Business Study Program. Cooperation with is expected to continue in various forms. The Digital Business Study Program can be the second in Indonesia after attending Padjadjaran University in Bandung.
Welcome to Lhokseumawe, and
and the group. Enjoy Lhokseumawe with all the advantages and disadvantages.[]
Tanda pengenal (badge) untuk pemateri, panitia, para peserta, dan piagam penghargaan yang siap diserahkan kepada semua pihak yang terlibat.
Selamat Datang di Universitas Malikussaleh,
dan 
Sampai Jumat (19/10/2018) sore, saya masih berada di Aula Cut Meutia Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh, Aceh. Saya menyaksikan persiapan terakhir menjelang Seminar Nasional Ekonomi (SNE) ke-VI Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Tidak ada hambatan sejauh ini, selain listrik dan padam menyala sepanjang hari. Tapi menurut Manajer PLN Lhokseumawe yang juga Steemians aktif, , ada gangguan jaringan di jalur menuju Kampus Bukit Indah. “Tapi insya Allah besok (Sabtu, 20/20/18), insya Allah aman,” ungkap
meyakinkan.
Sebagai salah seorang dosen non-PNS di FEB Unimal, saya sudah sering terlibat dalam berbagai even, termasuk seminar baik tingkat nasional maupun internasional. Tapi kali ini berbeda karena Pak Dekan FEB Unimal, , meminta saya menjadi sekretaris panitia. Tanggung jawab lebih besar membuat saya harus fokus ke acara tersebut untuk memastikan semuanya berjalan lancar.
Alhamdulillah, sampai persiapan mantap 100 persen, tidak ada hambatan berarti. Sore hari, saya menelepon yang ikut bersama
,
, serta dua pemateri
dan
. Rencananya, Pak Dekan
dan salah seorang dosen terbaik di FEB Unimal
akan menjamu para tamu untuk makan malam. “Sepertinya tidak bisa, kami baru tiba di Lhokseumawe menjelang tengah malam,” ungkap
.
Saya langsung menghubungi Pak dan panitia lainnya kalau acara makan malam batal. Kami pun mengagendakan malam berikutnya karena
dan
masih berada di Lhokseumawe. Beberapa dosen dan pejabat di FEB Unimal juga menghubungi saya untuk memastikan pemateri dan rombongan baik-baik saja dalam perjalanan.
Saat keluar dari gerbang Kampus Bukit Indah, saya melihat spanduk ucapan selamat datang kepada ,
, dan rombongan di Kampus Bukit Indah. Ah, akhirnya mereka hadir di Kampus Bukit Indah setelah menempuh perjalanan panjang dari London – Jakarta – Banda Aceh – Lhokseumawe. Saya membayangkan betapa lelahnya mereka. Ketika menelepon
, saya mengharapkan mereka bisa menggunakan perjalanan dari Banda Aceh menuju Lhokseumawe bisa mereka gunakan untuk beristirahat, meski tidur dalam mobil tetap tidak nyaman—tentu saja.
Saya dan para dosen FEB Unimal bahagia sekali dan
dari
bersedia hadir ke Kampus Bukit Indah untuk membahas tentang teknologi blockchain dan penggunaannya dalam berbagai bidang ekonomi dan bisnis. Ini seminar pertama tentang blockchain di Unimal dan saya juga belum pernah mendengar ada seminar semacam ini di kampus lain di Aceh bahkan di Indonesia (saya sudah mencari informasi seminar serupa di mesin pencari dan tidak menemukan, mohon dikoreksi kalau saya salah).
Sejak awal, Pak Dekan mengaku senang sekali
dan
bersedia melakukan transfer ilmu dan informasi kepada akademisi dan mahasiswa, serta para undangan dari berbagai kalangan. Sebab, anggaran yang dimiliki kampus sangat terbatas dan tidak mampu mengikuti standar internasional. Tapi tim
sangat membantu. Kalian luar biasa!
Seminar tentang blockchain ini akan menjadi langkah awal bagi FEB Unimal untuk membuka Program Studi Bisnis Digital. Kerja sama dengan diharapkan bisa berlanjut dalam berbagai bentuk. Program Studi Bisnis Digital bisa menjadi yang kedua di Indonesia setelah hadir di Universitas Padjadjaran Bandung.
Selamat datang, dan
serta rombongan ke Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh. Selamat menikmati Lhokseumawe dengan segala kelebihan dan kekurangannya.[]
Saya bersama Ibu DR Darmawati serta Ketua Panitia Seminar Nasional Ekonomi ke-VI, Pak Iswadi.