KAU hadir dalam hatiku tepatnya pada Tanggal 01 Agustus 2017. Sebenarnya, saat itu hatiku masih dipenuhi oleh keindahan dan kemolekan yang lain. Namun, entah mengapa dikau membuatku harus berusaha keras menghapus yang lain di hatiku. Terus terang, aku ada dalam kebimbangan. Aku tak bisa tidur nyenyak selama 2 (dua) minggu sejak mengenalmu. Aku terus saja berpikir dan berandai-andai. Seandainya kujadikan kau tautan hatiku, bagaimana dengan dia? Andaikan kuputuskan melepaskannya, apakah keindahan dan kemolekanmu sanggup gantikan semua yang dia punya?
Teknologi Blockchain telah mencatat semuanya tentang kita. Bahkan semua Steemian pasti telah membaca kisah kita. Tentang kau yang membuatku galau kala itu, steem! Semua Steemian tahu dan mengerti bahwa kisah masa laluku bersamanya. Aku dan dia sudah berhubungan sangat lama. Kami audah rasakan berbagai kenikmatan dunia, dan juga penderitaan cinta.
Namun hadirmu dalam hati membuatku serba salah. Aku linglung tanpa arah karena dirimu, Steem! Itu adalah secuil sejarah diantara banyak hal yang sudah diketahui banyak Steemian tentang kau dan aku.
Steem yang bahenol dan sangat kucintai, kau tahu dirimu itu primadona penikmat blockchain! Kau tahu persis bahwa dirimu itu mampu pesonakan banyak trader crypto sampai ada diantara mereka yang harus nasuk rumah sakit jiwa karenamu, Steem!
Akhir-akhir ini, secangkir kopi Arabica Gayo yang biasanya nikmat terasa biasa-biasa saja bagi mereka. Tapi Steemku, kau harus tahu dan percaya padaku bahwa aku adalah cinta sejatimu. Aku setia padamu, Steem! Aku masih merasakan nikmatnya secangkir kopi Arabica Gayo meskipun dalam seminggu ini kebahenolanmu mulai berkurang.
Kau tahu mengapa aku masih sangat mencintaimu, dan barangkali hanya aku yang terus saja memujimu, dan kukatakan kepada teman-temanku bahwa kau masih yang terindah dan ter-ehem di hatiku. Tidak yang lain, Steem!
Saking aku mencintaimu, kuminta seorang teman baik yang juga seorang Desainer Grafis bernama membuatkanku gambar di sebelah kanan itu. Aku mau
melihatnya, dan juga
mengetahui bahwa cintaku kepada Steem begitu besar, cintaku menjadi kolosal hanya untukmu.
Steem, kau tetaplah pemilik hatiku, dan tak akan ada yang lain bisa gantikan dirmu. Cintaku tulus untukmu, Steem. Kau selalu menjadi penggoda; untukku, dan semua mereka.
Ai lop yu pul Steem!