Dear Steemians
Ketika harus menunggu si A, si B dan si C. Ada-ada saja tingkah laku para stemiaan dalam mengelola akun steemitnya, terlihat banyak sekali para steemian baik pemula maupun yang sudah memiliki level menengah ke atas yang sangat bergantung pada orang lain. Entah hanya dollar saja yang ada di pikiran mereka, sehingga terus menerus menunggu detik-detik kapan aktifnya beberapa orang-orang besar yang memiliki hak pengelolaan aplikasi steemit.
When it comes to waiting for the A, the B and the C. There are many behaviors in managing their steemit accounts, seen a lot of steemans both beginners and those who already have an upper middle level that is highly dependent on others. Either the dollar alone is in their minds, so it is constantly waiting for seconds whenever some of the big people who have the right management of steemit applications.
Kelihatannya tidak seperti pengemis yang pada dasarnya hanya meminta-minta saja, tetapi terus saja berharap kepada pengolola aplikasi tersebut. Bahkan sebagian besar dari pengguna steemit putus asa jika mereka tidak hadir di dalam tulisan yang dipostingnya. Ada juga para steemian yang terus menulis dan menyebutkan nama mereka berulang kali di dalam postingannya itu, guna untuk mengundang rasa iba dari pemilik ataupun pengelola aplikasi tersebut. Dan yang paling anehnya lagi ada yang menghapus postingannya, untuk bisa memposting ulang dan berharap pada satu orang tersebut.
It does not look like a beggar who basically just begs, but just keeps hoping to the manager of the app. Even the majority of steemit users are desperate if they are not present in the posts they post. There are also steemians who continue to write and mention their names repeatedly in the post, in order to invite a sense of compassion from the owner or manager of the application. And the strangest thing is that there are deleted posts ever written, to be able to post and hope for one person.
Sebenarnya berharap tidak ada salahnya, tetapi jangan kita utamakan dollar saja yang ada di pikiran kita. usahalah membagikan postingan yang bermanfaat. karena kenapa? dengan adanya manfaat tersebut, orang-orang dengan sendirinya akan menyukai apa yang kita tulis. Buatlah postingan yang menarik untuk dibaca, jangan cuma asal menulis tetapi manfaatnya sama sekali tidak ada.
Actually hope there is no harm, but do not we prioritize the dollar that is in our minds. share useful postings. because why? with these benefits, people will naturally love what we write. Make an interesting post to read, do not just write origin but the benefits simply do not exist.

Ayo robahlah pola pikir, jangan cuma bergantung sama seseorang. Memang setiap orang itu selalu bergantung dan membutuhkan orang lain. Akan tetapi jangan terlihat seperti pengemis, sebagai mana kata pepatah " Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah". Jangan risau ketika sedikit orang yang menyukai tulisan anda, tetapi berbanggalah ketika banyak manfaat yang dapat diambil dari apa yang anda tulis.
Let's break the mindset, do not just depend on people. Indeed everyone is always dependent and need someone else. But do not look like a beggar, as the saying goes "The hands above are better than the hands down". Do not worry when few people like your writing, but be proud when many benefits can be derived from what you write.