Hello Friend Hivean
Meet again with Fhutri Nur Risqa
Sebentar lagi kita memasuki bulan. Bulan yang sangat mulia bagaikan tamu agung yang membawa berbagai kebaikan dan keberkahan serta menjanjikan rahmat dan ampunan.
Dibulan ramadhan, pahala akan dilipat gandakan, doa dan munajat dikabulkan, dosa-dosa akan dihapuskan serta segenap keutamaan lain yang dijanjikan.
Tidak ketinggalan, di dalamnya juga terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan.
Bulan ramadhan tahun ini berada ditengah-tengah suasana berjangkitnya penyakit menular atau wabah Wuhan atau Covid-19 (Corona Virus Disease Tahun 2019) yang lebih dikenal dengan wabah corona.
Vurus mematikan ini tidak kenal bangsa, ras, agama dan batas usia.
Namun bagi umat islam menyakini bahwa wabah tersebut juga cobaan dari Allah SWT.
Untuk itu kita sebagai hamba Allah SWT disamping mengikuti anjuran sesuai dengan beberapa hadist Rasulullah SAW berkenaan dengan wabah penyakit, juga ikut petunjuk WHO atau anjuran para ahli kesehatan, selain juga memperbanyak amal ibadah, berselawat dan berdoa agar Allah SWT segera mengangkat wabah tha'un ini.
Terlebih lagi di bulan Ramadhan yang merupakan syahrun mubarrak yakni bulan yang penuh berkah.
Bulan dimana pintu hidayah terbuka lebar, karenanya umat islam lebih memfokus diri untuk lebih banyak beribadah di bulan ini sembari memohon kepada Allah SWT agar daerah kita terbebas dari wabah corona yang mematikan tersebut.
Banyaknya keutamaan yang terkandung di dalam bulan ramadhan, menjadikan setiap mukmin selalu merindukannya.
Kerinduan itu diungkapkan oleh para salafus shalih dengan cara senantiasa memohon agar Allah SWT mempertemukannya dengan bulan tersebut. Bahkan jauh sebelum memasuki bulan ramadhan mereka sudah memohon doa tersebut.
Mua'lla Bin Al-fhadi berkata: "Dulu, selama enam bulan sebelum datang ramadhan, mereka berdoa agar Allah SWT mempertemukan mereka dengan bulan ramdhan.
Kemudian selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah SWT menerima amal mereka selama bulan ramadhan. (Lathail Al-Ma'arif, hlm 264).
Sementara itu dalam agama islam terutama menyambut bulan Puasa, juga disarankan menjaga fisik dengan berolahraga secara rutin selain membiasakan diri dengan berpuasa sunnah.
Sebagai seorang muslim, kita tidak boleh merasa takut atau gundah secara berlebihan memghaadapi wabah corona tersebut, karena Allah SWT dalam al-quranulkarim terlebih berfirman "wa'taahimu billah, huwa maulaakum, fani'mal maula wani'man nashir" (berpetegangteguhlah kamu kepada Allah, Dialah pelindungmu. Dialah sebaik-baik pelundung dan sebaik-baik penolong.(QS, Al-Hajj 78).
Teks Foto: Ayah dan Ibu Saya
Salam, Saya Fhutri Nur Risqa Sekeluarga mengucapkan Selamat Memasuki Bulan Ramadhan 1441 Hijjrah