Hari ini saya merasa something loose, rasanya kesal saat menyadari mesin penerjemah otomatis diperangkat ponsel seluller android milik saya tidak bisa ditemukan seperti biasanya, saya seperti kehilangan sebuah perpustakaan digital.
Dunia mendadak kecil, sepi. Saya merasa asing berada di halaman yang dipenuhi oleh bahasa-bahasa aneh yang tidak sepenuhnya saya pahami. Padahal banyak tulisan-tulisan bermanfaat , diksi-diksi cerdas dan beberapa di antaranya sangat keren.
Sekarang saya hanya bisa melihat tulisan sahabat steemian dari berbagai negara itu tanpa paham maksudnya, inilah akibat keterbatasan saya dalam memahami bahasa asing, meski saya sudah mempelajarinya khususnya bahasa inggris sejak di bangku sekolah dulu selama lebih kurang sebelas tahun dari mulai sekolah menengah pertama sampai saya mahasiswa. Tetapi bahasa Inggris saya tetap saja sangat buruk.
Sangat disesalkan bagaimana kurikulum di sekolah dan di kursus privat dirancang berbeda hingga kualitas output juga berbeda. Meski yang mengajar terkadang adalah guru yang sama. Entahlah..
Tadi pagi setelah menyelesaikan pembuatan efiling di kantor pajak, saya mampir ke service OPPO di kota saya.
Kecewa dan hanya mengahabiskan banyak waktu di antrian saja, karena ternyata mereka juga tidak paham bagaimana membuat perangkat itu terlihat kembali. Bahkan mereka juga tidak tahu di mana menemukan perangkat penerjemah otomatis itu. Saya jadi meragukan keprofesionalan mereka.
Katanya hanya ada satu solusi, diinstall ulang tapi dengan konsekuensi data yang ada tidak bisa diselamatkan kecuali saya membackup sendiri karena tidak ada pelayanan untuk backup data.
Olalala.. mikir harus repot panjang, terpaksa dipending saja dulu urusan ini. Soalnya banyak urusan urgen lain yang entri. Yah..dunia tidak pernah berhenti membuat orang sibuk. Kadang untuk bernafas dengan tenang harus kita lakukan secara tergesa-gesa. Mungkin perlu juga untuk mulai melakukan inspirasi secara kuat untuk menyimpan lebih banyak oksigen cadangan di dalam tubuh. Lumayan bisa mengurangi sedikit aktivitas.
But anyway.. syukur alhamdulillah juga.. karena untuk bernafas masih bisa dilakukan kapan saja selama kita masih diberi kesempatan.
Terima kasih buat sahabat steemians yang sudah mampir di post saya, kali ini hanya ada uneg-uneg saja. Tidak ada yang berarti, tapi sangat membantu. Menjadi sedikit lebih lega setelah menulisnya di sini.