Dear CCH community friends...
Happiness is simple, as long as we know how to enjoy it. Some time ago, a number of friends and I were doing healing in the mountainous area of North Aceh, Aceh province. We were refreshing there while bringing some foods and enjoying them while watching the rocky river flow in the wild.
Bahagia itu sederhana, asal saja kita tahu cara menikmatinya. Beberapa waktu lalu, saya dan sejumlah teman melaksanakan healing di kawasan pegunungan Aceh Utara, provinsi Aceh. Kami refresing disana sembari membawa sejumlah kudapan dan menikmatinya sambil menyaksikan aliran sungai bebatuan di Alam bebas.
This agenda is a manifestation of the cohesiveness of the village youth where I live, at least once every 3 months, the village youth union schedules a special recreation to enjoy Acehnese specialties food in the wild. There are a variety of dishes that we usually bring on the menu; for example, goat curry, beef satay, even fresh fish caught by fishermen into grilled fish to be foods that are ready to served.
Agenda ini merupakan wujud kekompakan pemuda desa di tempat saya tinggal, minimal 3 bulan sekali memang persatuan kepemudaan desa menjadwalkan rekreasi khusus menikmati masakan khas Aceh di alam bebas. Ada beragam masakan yang biasanya menjadi menu yang kami bawa; semisal, kari kambing, sate daging sapi, bahkan hingga ikan segar tangkapan nelayan menjadi penganan ikan bakar yang siap disajikan.
This youth recreation event we held in one of the valleys that have a small river flow in the Mount Sala area, North Aceh district. From the area we live in, it takes about 1 hour to get there using a two-wheeled vehicle and a pick-up car.
Acara rekreasi kepemudaan kali ini kami adakan di salah satu lembah yang memiliki aliran sungai kecil di kawasan Gunung Sala, kabupaten Aceh Utara. Dari daerah kami berdomisili menuju ke sana membutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih menggunakan kendaraan roda dua dan mobil pick up.
We have prepared various needs for recreation there in advance, we brought various cooking utensils such as pots, rice, and mineral water as well as spices which were also prepared for the dishes we would cook there. Because, we usually cook in a recreation area while enjoying the beautiful nature.
Berbagai keperluan untuk rekreasi disana sudah kami persiapkan terlebih dahulu, kami membawa berbagai perkakas memasak semisal, belanga, beras, dan air mineral serta bumbu yang juga dipersiapkan untuk masakan yang akan kami masak disana. Karena, biasanya kami memang memasak ditempat rekreasi sembari menikmati alam yang indah.
There are no modern equipment, such as gas stoves, or even oil stoves, we use makeshift utensils for cooking, and firewood and dry tree branches that we collect from the area. Yes, that's how we enjoy simple happiness with recreation in the outdoors.
Tidak ada peralatan modern, semisal kompor gas, atau bahkan kompor minyak, kami menggunakan peralatan seadanya untuk memasak, dan kayu bakar juga dahan-dahan pohon kering yang kami kumpulkan dari kawasan tersebut. Ya begitulah cara kami menikmati kebahagiaan yang sederhana dengan rekreasi di alam bebas.
We cook Acehnese goat curry, or often known as goat curry. Only the spices that we prepare at home to be ground first, and then we just unity with nature trying to combine spices and dishes at the foot of the small rocky river.
Kami memasak gulai kambing khas Aceh, atau sering dikenal dengan sebutan kari kambing. Hanya bumbu yang kami persiapkan di rumah untuk digiling terlebih dahulu, selebihnya kami menyatu dengan alam mencoba memadukan bumbu dan masakan di kaki bukit sungai kecil bebatuan tersebut.
While preparing food, a number of other friends tried to enjoy the natural atmosphere there, some bathed in the cold river water. There are also those who carry rifles trying to hunt, who knows there are wild pigs in the area.
Sembari mempersiapkan makanan,sejumlah teman lainnya mencoba menikmati suasana alam disana, ada yang mandi di air sungai yang dingin. Ada juga yang membawa senapan mencoba berburu, siapa tahu ada babi liar di kawasan itu.
Meanwhile, the chef who was entrusted with preparing the food for lunch continued to struggle with the smoke emitted by the branches and twigs of the trees that we used as firewood.
Sementara itu, koki yang dipercayakan untuk menyiapkan masakan untuk makan siang terus berjibaku dengan asap yang dikeluarkan oleh dahan dan ranting pepohonan yang kami jadikan sebagai kayu bakar.
My friends know that if I am a satay culinary trader in the city where I live, they leave some goat meat and want to make it Sate Kambing (goat satay). Since I didn't bring any equipment for grilling the satay, we looked for coconuts leaf to use as skewers, and looked for a young tree branch and used it as a place to burn the satay. As a result, we enjoyed Sate Kambing with nature in there.
Teman-teman saya ini tahu, jika saya seorang pedagang kuliner Sate di kota saya berdomisili, mereka menyisakan sejumlah daging kambing dan ingin menjadikannya Sate Kambing. Karena memang saya tidak membawa peralatan untuk bakar Sate, kami mencari nyiur untuk dijadikan tusuk sate, serta mencari dahan pohong yang muda serta menjadikannya tempat untuk membakar Sate. Hasilnya, kami menikmati Sate Kambing bersama alam di kawasan itu.
Well, friends of CCH Community, that's the happiness we felt during a simple recreation with friends where I lived some time ago. How about you guys? Have you had recreation with your family and relatives in the recent past! Tell us about your experience and share it with us here in the CCH community
Nah, sahabat CCH Community, itulah kebahagiaan yang kami rasakan saat rekreasi sederhana bersama sahabat di tempat saya tinggal beberapa waktu lalu. Bagaimana dengan kalian? Apakah sudah rekreasi bersama keluarga dan kerabat dalam waktu yang belum lama ini! Ceritakan pengalamanmu dan bagikan bersama kami disini, di CCH community 😅
| Camera | Sony A 6000 |
|---|---|
| Category | Nature & People Photography |
| Location | Sala Mountain-Aceh |
Warm Regard
Marechausee Adventura 🙂