Pada umumnya, steemit adalah media sosial yang hampir sama dengan media sosial lainnya, seperti facebook, twitter, instagram dan lain sebagainya. Yang menjadi pembeda media sosial tersebut diatas dengan steemit adalah:
Steemit media sosial yang terdesentralisasi. Artinya setiap postingan di nilai dengan apa yang dinamakan dengan SBD. Konten yang disajikankanpun sudah pasti terserah kepada pengguna platform ini. Baik berupa photo, video, tulisan maupun gabungan ketiganya. Juga dukungan berkomentar. Namun kelemahan steemit ini pada bagian kekuasaan untuk menggunakannya yang dibatasi oleh Steem Power. Terkadang jika Steem Power yang dimiliki pengguna menurun maka segala jenia diatas seperti memposting atau berkomentar tidak dapat untuk dilakukan.
Berangkat dari judul postingan diatas, yaitu Menulis di Platform Steemit Haruskah Panjang?. Sahabat steemian yang berbahagia, mengaku atau tidaknya banyak pengguna steemit yang enggan memposting suatu informasi, berita, bahkan ilmu di steemit ini dengan pendek. Hal ini karena seseorang tersebut menganggap postingan yang panjang itu adalah kewajiban di steemit ini. Sehingga besar kemungkinan akan di lirik, lalu di vote oleh rekan steemian lainnya.
Menurut saya, hal itu merupakan kesalahan yang sangat fatal. Karena jika demikian bagaimana dengan nasib steemian yang kurang pandai dalam dunia literasi...?, padahal ia mau menampakkan kontennya yang terlihat biasa saja. Namun karena keterbatasan segi kepenulisan ia berhenti memberikan informasi yang mungkin sangat bermanfaat bagi sebagian orang.
Maka dari itu, hemat saya menulis itu sesuka hati, pendek dan panjangnya sebuah tulisan tidak jadi patokan, selagi isi daripada tulisan itu tidak mengandung unsur kebencian dan memancing keributan. Sah-sah saja. Tulislah sekehendak hati dan tak ada batasan untuk itu.
Pun demikian di platform ini, menulislah san berbagilah selagi itu bermanfaat menurut sahabat sekalian.
Demikian, semoga bermanfaat.
Salam hangat penuh cinta, selalu ada cinta untuk cinta,