Sembuling, begitu masyarakat Aceh Singkil menyebut batang muda sejenis rotan ini. Soal rasa, rasanya pahit sekali, namun uniknya justru rasa pahit yang dimiliki makanan yang satu ini menjadikannya salah satu makanan yang paling dicari warga selama menjalankan puasa ramadhan. Lho, kok bisa ya.
Pedagang penjual rotan muda
Ternyata ada alasan dibalik itu semua, bahwa masyarakat setempat percaya bahwa sembuling ini dapat menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit yang mudah datang, seperti panas dalam, darah tinggi dan berbagai jenis penyakit lainnya. Sehingga hal tersebut tak mengherankan meskipun rasanya pahit sekali, akan tetapi menjadi bahan makanan yang paling dicari.
Rotan muda
Selain alasan diatas, ada alasan yang lebih menarik lagi. Masyarakat Singkil biasanya memasak sembuling dicampur dengan daun pakis, daun singkong, bunga pepaya dengan bumbu irisan-irisan bawang, asam, garam dan serundeng kelapa. Makanan tersebut kemudian oleh masyarakat Singkil disebut ndelabakh, atau dalam bahasa yang sering kita dengar adalah anyang.
Ndelabakh/Anyang
Selain ndelabakh, sembuling juga ada yang dijadikan jenis makanan lainnya, seperti lalap, caranya ialah sembuling dibakar terlebih dahulu lalu dikupas untuk diambil bagian dalamnya saja. Setiap hari berikat-ikat sembuling laku terjual dipasar tradisional tempat pedagang biasa berjualan.
Proses pengambilan rotan muda
Tingginya permintaan sembuling ternyata menjadi ladang rezeki bagi pedagang musiman dibulan Ramadhan ini. Khususnya bagi warga Aceh Singkil. Bahkan salah seorang warga mendagangkan sembulingnya dengan cara dadakan berkeliling kampung serta di pasar-pasar tradisional Aceh Singkil.
Untuk harga sembuling per ikatnya dengan isi lima batang dengan panjang kira-kira semeter dijual dengan harga Rp 5.000. Berarti satu batang hanya Rp. 1000,-. Hal ini lebih murah jika dibandingkan lokasi pengambilan di hutan. Belum lagi terkena duri yang memenuhi batang sembuling “Harganya murah, seikat hanya Rp 5.000. Kalau yang tidak biasa susah mengambil sembuling karena banyak durinya,” kata salah satu pedagang.
Demikian sahabat, semoga bermanfaat.
Salam hangat penuh cinta,