SEBAGIAN besar orang Aceh minum kopi setiap hari, dengan rata-rata sekitar tiga cangkir sehari. Menurut saya yang jarang minum kopi karena alasan asam lambung, para penikmat kopi penting untuk mempertimbangkan efek potensial minum kopi pada kesehatan.
Ilmu pengetahuan menunjukkan ada beberapa manfaat kesehatan yang cukup besar untuk minum kopi secara teratur. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum kopi secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2, melindungi diri dari batu empedu dan menurunkan risiko penyakit Parkinson.
Namun, penting juga untuk dicatat bahwa karena kandungan kafeinnya, asupan kopi harus dimoderasi. Keasamannya juga bisa mempengaruhi masalah seperti kerusakan tulang dan otot, dan batu ginjal. Kopi konvensional juga bisa menaikkan kadar kolesterol, apalagi yang disajikan secara espresso.
Dengan budaya masyarakat Aceh yang banyak menghabiskan waktu di kedai kopi tentu ini menjadi masalah serius. Apalagi belakangan ini kopi di Aceh sudah mulai disajikan seperti kopi ala barat. Berbagai rasa kopi sekarang sudah bisa dinikmati di Aceh. Dulunya hanya terdengar kopi saring saja.
Perubahan gaya hidup orang Aceh dalam minum kopi dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan. Jangan sampai nantinya jadi lelucon bahwa rumah sakit di Aceh rata-rata dihuni pasien korban kopi espresso hehehe...
Matangglumpangdua, 4 Februari 2018