Hallo semua sahabat Steemian
Namaku Emong Nova-Ostia, tetapi lebih sering disapa Emong Soewandi.
Aku seorang guru. Lumayan, sudah cukup lama, kurang lebih 20 tahun aku telah mengabdikan diriku untuk – katanya – mencerdaskan anak-anak bangsa. Saat ini aku bertugas di SMKN 2 Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Sekolah terletak agak jauh dari pusat kota, tepatnya berada Desa Kandang, Kecamatan Sebesang Musi, Kabupaten Kepahiang.
Aku menyukai teater dan menulis juga agaknya. Saya membina Sanggar Teater Petak Rumbia Bengkulu, yang biasanya berbasis di Taman Budaya Bengkulu. Saat ini di sanggar, saya dipercayai sebagai instruktur utama dan sutradara. Terhitung dari 2002 hingga saat ini saya telah menyutradarai 33 pementasan, untuk di Bengkulu, Padang, Riau, Lampung, Kendari dan Yogyakarta serta Batam. Beberapa pementasan naskahnya aku tulis sendiri. Memang, untuk kepenulisan aku lebih menyukai menulis naskah drama. Satu naskah drama kutulis dengan memanfaatkan dana bantuan melalui Beasiswa Unggulan Kemendikbud, 2011 lalu. Selain di Petak Rumbia, aku juga membantu membina Sanggar Besurek, kelompok teater yang berbasis di Universitas Bengkulu, juga di Sanggar Teater Bahtra Bengkulu.
Untuk menulis, aku berkonsentrasi pada topik yang berkenaan dengan sejarah, budaya dan sastra. Beberapa tulisan itu aku persiapkan juga untuk beberapa seminar budaya dan sastra di Bengkulu, Riau, Palembang, Jakarta dan Jambi. Aku merencanakan tahun ini juga semua tulisan-tulisan itu akan aku terbitkan dalam sebuah bunga rampai. Tahun 2017 lalu aku merampungkan sebuah buku sejarah lokal, "Rejang Musi-Tengah, Kronik 400 Tahun Kepahiang", sedangkan untuk tahun 2018 ini, Januari lalu telah diluncurkan "Meretas", sebuah buku belajar praktis menulis puisi yang aku tulis khusus bagi siswa-siswa SD dan SMP.
Aku juga suka menulis puisi (yang mungkin karena ini banyak orang mengatakan jika aku romantis... hehehe). Setidaknya ada beberapa karya puisiku telah disertakan dalam beberapa antologi, yang terbit di Indonesia maupun di Malaysia. Untuk antologi puisi pribadi saya baru punya 3 antologi. Kabetulan, namaku juga tertulis di buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia. Saya tidak begitu tertarik menulis cerpen atau novel, walaupun beberapa cerpen saya sempat muncul di majalah-majalah remaja, seperti Anita Cemerlang, Hai dan Aneka Yes, juga di beberapa koran lokal dan nasional. Tetapi, ah... itu sudah lama sekali.
Saya berasal dari Curup. Sebuah kota kecil di Provinsi Bengkulu. Di kota kecil yang dikelilingi pegunungan itu aku lahir. Ayahku bekerja sebagai seorang anggota polisi berpangkat rendahan (saat ini telah purnawirawan) dan ibuku adalah seorang guru. April ini, tepat satu tahun kepergian ibu. Di kota yang bersuhu dingin itu juga aku dibesarkan, juga menjalani pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga tamat SMA. Setelah tamat SMA aku menjalani pendidikan di Jurusan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Bengkulu, serta menjalani pendidikan pasca sarjana juga di Universitas Bengkulu.
Saya memiliki 3 orang anak, 1 perempuan dan 2 orang laki-laki. Anak yang sulung bernama Firda Sabrina Lutfiyah, lahir tepat pada 17 Agustus 2001. Saat ini dia duduk bangku kelas 10 SMAN 1 Curup. Oya, tahun 2015 lalu dia adalah pemegang nilai Ujian Nasional tertinggi untuk Kabupaten Kepahiang. Tentu saja, kami adalah keluarga yang selalu berbahagia.
Beberapa penghargaan yang telah saya dapatkan antara lain:
- Penghargaan dari Kementerian Kehutanan 1991 lalu, atas puisi-puisi yang tentang lingkungan hidup.
- Penghargaan "Bencoolen Award" untuk bidang Kesenian dari Gubernur Bengkulu, 2007.
- Penghargaan Budayawan dari Gubernur Bengkulu, dalam rangka ulang tahun Provinsi Bengkulu ke-40, 2008.
- Guru SMK Berprestasi Provinsi Bengkulu, 2014.
Nah, inilah sekelumit tentang diri saya. Semoga perkenalan ini akan menjadi sebuah gerbang yang baik bagi kita untuk menjalin persahabatan di steemit.
English Version
I am a teacher. More or less 20 years I have devoted myself to educating the children of this nation. I am currently assigned to SMKN 2 Kepahiang, Kepahiang Regency, Bengkulu Province. The school is located some distance from the city center, precisely located Kandang Village, Sebesang Musi District, Kepahiang Regency.
I love the theater and write. I built "Sanggar Teater Petak Rumbia Bengkulu", which is usually based in Taman Budaya Bengkulu. Currently in the group I am trusted as the main instructor and director. From 2002 until now I have directed 33 staging, for in Bengkulu, Padang, Riau, Lampung, Kendari and Yogyakarta and Batam. Some of the manuscripts I wrote myself. Indeed, for authorship I prefer to write drama script. In addition to "Sanggar Petak Rumbia", I also helped build Sanggar Besurek, a theater group based in Bengkulu University, also "Sanggar Teater Bahtra Bengkulu".
For writing, I concentrated on topics related to history, culture and literature. Some of the papers I also prepared for some seminars and workshops on culture and literature in Bengkulu, Riau, Palembang, Jakarta and Jambi. I am planning this year also all of those writings will I publish in a book of the anthology of my writing. In 2017, I completed a local history book, "Rejang Musi-Tengah, Kronik 400 Tahun Kepahiang", while for the year 2018 this January has been launched "Meretas", a book of poetry lessons I write especially for junior high school students.
I also like to write poetry. At least some of my poetry works have been included in some anthologies, published in Indonesia and in Malaysia. For my personal poetry anthology I have only 3 anthologies. I am not really interested in writing short stories or novels, although some of my short stories have appeared in teen magazines, such as Anita Cemerlang, Hai and Aneka Yes, as well as in some local and national newspapers. But, ah ... that's a long time ago
I am from Curup. A small town in Bengkulu Province. In a small town surrounded by mountains I was born. Father is a low-ranking police officer. My mother, a beautiful woman, is a teacher. In that small town I also grew up, also undergoing education from primary school to high school. After graduating from high school I was educated in Language and Arts Department, FKIP University of Bengkulu, as well as post-graduate education also at Bengkulu University.
I have 3 children, 1 daughter and 2 boys. The eldest child named Firda Sabrina Lutfiyah, born on August 17, 2001. Currently she is in the 10th grade of SMAN 1 Curup. In 2015 he was the holder of the highest National Examination Score for Kepahiang Regency. Of course, we are a happy family.
Some of the awards I have earned include:
- Award from the Ministry of Forestry in 1991, for poems about the environment.
- Award "Bencoolen Award" for Arts from Governor of Bengkulu, 2007.
- Cultural Award from the Governor of Bengkulu, for the 40th anniversary of Bengkulu Province, 2008.
- Provincial Teacher of Bengkulu Province, 2014.
Well, here's a bit about myself. Hopefully this introduction will be a good gateway for us to make friends in steemit