English Version
Indonesian Steemit Community Chapter Taiwan (KSI-Taiwan) was declared on March 18, 2018. We are a small community that wants to better and improve to the future . I hope all Steemians Indonesia with KSI-TW community not only make posts and get rewards there. But also , we can learn more about Bolckchain which will provide benefits in the future. In this post, I will share my idea to improve the community and grow up together.
I have planed a seminar Blockchain which introducing Steem, Cryptocurrency, Blockchain and Steemit to the Indonesian people and Taiwanese in Taipei City.
I have shared this idea to . Lubis. Considering I don't know much about the world of blockhain. She is very supportive and is willing to come to Taiwan to give an explanation of the Blockchain and cryptocurrency to us. After read all of posts about
was visited Indonesia, the more powerful it makes me want to know and learn blockchain system. Especially after the signing of the Blockchain technical school establishment by
and
made me not far behind the increasingly rapid technological advancements.
To hold the event, I discussed with a Chairman a Southeast Asian library, he called Mr. Zhang. He invited the library room as the venue for this event. Beside that, he was willing to issue an Invitation Letter to to come to Taiwan. This is give me more spirit to realize my dream, in order to be able to meet Taiwanese Steemian who already have more experience on Steemit and understand well about Blockchain, they are
,
, and
as Foundation-ambasador.
When I was intruduced Steemit to Mr and Mrs. Zhang
However, with the limited time that I have, it's not easy to realize this plan. I need suppott ask for support from everyone. Especially team . I believed, with holding of Blockchain confrence in Taiwan, every part will have warm welome about Blockchain tekhnology. Taiwan is a developing country that has access second faster internets in the world, with a total of 250,000 more Indonesian people working in here. Surely, it will be a preparation for yourself to face the challenges of the advancement of the times if later they return to Indonesia.
Indonesia Version
KSI-Chapter Taiwan terdeklarasi pada tanggal 18 Maret 2018. Kami merupakan komunitas kecil yang ingin mengawali perubahan masa depan yang akan datang. Saya sendiri berharap, komunitas KSI-TW tidak hanya sekedar membuat postingan dan medapat reward di Steemit. Namun, bisa belajar lebih banyak tentang bolckchain yang akan memberikan manfaat di masa depan. Untuk itu saya mengagendakan adanya seminar tentang Blockchain sejaligus mengenalkan Steem dan Steemit ke masyrakat Indonesia dan juga penduduk Taiwan.
Ide ini pernah saya ungakapan pada Kak . Mengingat saya belum tahu banyak tentang dunia blockhain. Beliau sangat mendukung, dan bersedia datang ke Taiwan untuk memberika penjelasan tentang Blockchain dan cryptocurrency. Apalagi setelah membaca beberapa postingan tentang kunjungan
ke Indonesia, semakin lebih kuat membuat saya ingin lebih tahu banyak dan belajar blockchain. Terlebi setelah penanddatangannya perjanjian pendirikan sekolah teknik Blockchain yang dilakukan
dan
membuat saya tidak tertinggal jauh dengan kemajuan tekhnologi yang semakin pesat.
Indonesian Steemians in Taipei, Taiwan
Untuk mengadakan acara tersebut, saya beriskusi dengan seorang penggerak perpustakaan Asia Tenggara di Taiwan, yaitu Mr.Zhang. Beliau mempersilakan ruangan perpustakaan sebagai tempat acara ini. Bahkan, beliau bersedia mengeluarkan Surat Undangan kepada Kaka untuk datang ke Taiwan. Ini sebuah semangat tesendiri bagi saya, untuk mewujudkan impian saya, agar bisa bertemu dengan beberapa rekan Steemians di Taiwan yang saya kenal melalui Steemit, mereka adalah
,
, dan
yang juga sebagai Ambasador-foundation.
Namun, dengan keterbatasan waktu yang saya miliki, tentu tidak mudah mewujudkan impian ini. Untuk itu saya minta dukungannya dari semua pihak. Terutama team . Saya yakin, dengan diadakannya Seminar Blockchain di Taiwan, akan mendapat sambutan hangat dari semua kalangan. Mengingat Taiwan merupakan negara maju yang memiliki akses kecepatan internet nomor dua didunia, dengan jumlah 250.000 orang lebih masyarakat Indonesia yang bekerja di Taiwan. Tentunya ini menjadi persiapan diri untuk menghadapi tantangan kemajuan zaman jika kelak pulang ke Indonesia.
Taiwan, November 6th, 2018