UNGKAPAN RAPUH akan terdengar tatkala seseorang mengeluh karena kesalahan dan kegagalan yang dimilikinya, tak tau kenapa apa yang dirasuki dalam jiwa sehingga membuat hidup jadi merana karena nasib yang tak menentukan, hilang semangat seakan tak bergumam dalam setiap bayangan yang terlintas di pikiran melalui imajinasi yang seakan akan pudar seketika. Menggaet mimpi bukanlah hal yang mudah bagi setiap orang, aku dia dan orang lain pasti tau betapa sukar dan susahnya meraih mimpi, walaupun mimpi-mimpi yang tak pasti kunjung menghampiri dalam realita kehidupan yang nyata.
Akankah aku rapuh dalam berjuang meraih mimpi, karena aku tak sanggup membendung setiap linangan air mata yang mengalir di atas pipi tatkala hati tak tau kemana ingin bersua. Perjuangan yang telah kulakukan selama ini untuk mengejar mimpi seakan telah pudar karena jiwa yang mudah rapuh tatkala badai rintangan datang, tak sanggup menahan beban yang kian lama kian berat, punggungku se akan patah, kakiku se akan retak tak berdaya tatkala melangkah lebih jauh untuk meraih mimpi yang telah lama ku idamkan dan ku dambakan, karena tak bisa di pungkiri lagi yang namanya manusia itu pasti ada yang namanya mimpi.
Tak bisa kubendung, setiap hari ku bersujud di iringi dengan doa yang selalu ku lantunkan demi tercapainya maksud yang ingin di capai, tapi sampai sekarang belum tercapai jua, tapi aku tidak rapuh dalam berjuang walupun tuhan belum mengabulkannya, karena tuhan tau kapan saatnya yang tepat untuk mewujudkan mimpi hambanya, Walaupun merana yang kurasa, tapi kesabaran tetap selalu kubawa bersama, kutanamkan dalam jiwa, supaya tak terjadi murka. Cobaan pasti ada, tapi aku yakin, tuhan tidak akan mencoba hambanya di luar batas kemampuan hambanya. Mengeluh bukanlah solusi bagi diri ini, jatuh, bukanlah masalah dalam berjuang, tetapi seberapa cepat kau bangkit.[¤]
Marhaban ya ramadhan sahabat steemian, semoga amal ibadah kita di terima di sisiNya..