Bermainnya Anak-anak Ternyata
Tidak Hanya Sekedar Hiburan
------- ~~o0o~~ -------
Ketika kita memperhatikan anak-anak sibuk bermain dengan beragam cara dan aneka alat permainannya, apa yang kira-kira ana di benak kita selaku orang tua? Apakah permaian mereka hanya sekedar mengisi hari-hari yang kosong tanpa kegiatan? Ataukah hanya untuk membuat mereka nyenyak tidur setelah lelah bermain?
Beberapa pertanyaan di atas kiranya menjadi penting diketahui setiap orang tua. Karena sesungguhnya orang tua adalah madrasah/ sekolah pertama sekali yang didapat anak-anak. Bahkan jauh sejak ai masih berada dalam kandungan sang ibunya.
Foto: farizalm
Sahabat steemian dan para orang tua. Bermain bagi anak-anak ternyata tidak hanya sebagai hiburan belaka. Bukan pula sebagai suatu upaya membuatnya sangat lelah sehingga membuat tidurnya begitu lelap.
Ternyata bermain sangat penting dan berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita. Dengannya bisa membantu meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif anak secara sempurna.
Bermain juga menjadi media bagi anak-anak untuk belajar, berlatih, berinteraksi, dan bersosialisasi diri dalam rangka mengembangkan kemampuan diri. Di samping itu juga bisa mambantu mengasah perkembangan sikap, emosi, fisik dan psikis anak-anak.
Berikut beberapa manfaat dari aktivitas bermain anak. Pertama, bermain bisa menjadi alat komunikasi yang efektif antara anak dan orang tua. Misalnya sebelum kita menidurkan anak, kita bisa bercerita tentang sesuatu. Atau kita bisa juga berperan sebagai sesuatu dalam sebuah cerita. Melalui cerita itulah kita --sebagai salah satu tokoh dalam cerita tersebut-- bisa memberikan pelajaran berkesan bagi anak-anak.
Kedua, bermain bersama anak-anak bisa menciptakan suasana keakraban. Dengan selalu menemani si anak bermain bisa menjadi salah satu cara untuk bisa lebih dekat secara emosi dengan anak. Kesempatan itu juga menjadi media berbagi kesenangan bersama anak.
Ketiga, dengan bermain bersama, kita bisa melihat dan lebih mengenal kemanpuan, watak, bakat dan minan si anak. Biasanya hal tersebut akan tercermin dari jenis mainan dan atau permainan yang disukai anak.
Keempat, bermain juga bisa mengurangi rasa stres atau tekanan bagi orang tua setelah lelah bekerja, dan sebagainya. Kita selaku orang tua seakan keluar dari rutinitas dunia orang dewasa, lalu masuk ke dunia anak-anak.
Sahabat steemian dan para orang tua. Jadi kita orang tua sebaiknya selalu menjaga dan memberi waktu bermain bersama yang cukup bagi anak-anak kita. Mudah-mudahan dengan demikian anak-anak dan kita bisa mempelajari semua hal mengenai diri anak-anak, kemampuan inderanya, dan perkembangan fisik dan psikisnya.
Foto: Dokumentasi pribadi
Demikaian, semoga ada manfaatnya.
Disarikan dari sumber berikut:
sayangianak.com
Komisi Nasional Perlindungan Anak