Assalammualaikum steemian
Di Aceh saat hendak melakukan prosesi pesta pernikahan maka pengantin wanita akan melukis tangannya agar terlihat lebih cantik. Seni ini bernama Inai, kebudayaan dan adat istiadat Aceh.
Masyarakat Aceh atau bangsa Aceh memiliki kultur yang dipengaruhi oleh berbagai bangsa, seperti Melayu, Arab, Hindia dan juga China, bahkan banyak yang menuturkan pengaruh kebudayaan Eropa juga memiliki andil.
Budaya inai tidak hanya dilakukan oleh bangsa Aceh, seni lukis ini juga dilakukan berbagai bangsa diluar Aceh. Inai dibuat dari daun inai/pacar dari daun tersebut akan meninggalkan warna merah gelap. Lukisan atau gambar dari inai ini memiliki motif yang beragam, di beberapa daerah di Aceh sendiri banyak terdapat motif yang berbeda-beda.
Inai akan membuat pengantin wanita lebih cantik dan menarik, warna yang terdapat di inai tidaklah permanen dalam beberapa hari akan menghilang dengan sendirinya.
Ada sebuah kepercayaan menyangkut inai ini, di kebudayaan timur keperawaan wanita sangat dijunjung tinggi, wanita yang tidak perawan lagi adalah aib yang sangat hina, ini selaras dengan ajaran Islam, dimana hubungan intim tidak boleh dilakukan sebelum nikah. Nah jika inai yang dipakai tidak menyebabkan warna merah pada pengantin wanita, malah warna kuning yang timbul dipercaya wanita tersebut tidak lagi dara.
Demikian cerita singkat kita mengenai inai... 😊