Pulau Jawa sebagai salah satu pulau dengan penduduk terpadat di dunia memiliki daya tarik tersendiri bagi tiap penguasanya, sejak dulu hingga kini. Tanah yang subur berkat pegunungan vulakanik menambah daya tarik pulau tersebut. Begitu pun pada masa pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia, Pulau Jawa memiliki arti penting baik dalam aspek ekonomi maupun politik. Pada masa demokrasi modern saat ini suara Pulau Jawa sangat menentukan presiden Indonesia berikutnya.
Salah satu daerah terpenting di Pulau Jawa adalah Jawa Barat. Berbeda dengan daerah lain di Pulau Jawa yang didominasi etnis Jawa, di Jawa Barat etnis Sunda mendominasi populasi penduduk. Perbedaan etnis ini secara alamiah sudah membedakan Jawa Barat dari daerah lainnya di Pulau Jawa.
Bersama dengan Batavia dan Surabaya, Bandung menjadi salah satu kota favorit untuk tempat tinggal orang-orang Belanda di Indonesia. Sejak dibukanya Terusan Suez dan ditemukannya teknologi kapal uap dan telegraf, arus barang dan orang dari Eropa ke Asia meningkat. Makin banyak uang dan orang Belanda yang masuk ke Hindia Belanda dan menetap di sana. Makin banyaknya warga Belanda di Batavia, Bandung, dan Surabaya membuat pemerintah kolonial membangun kota-kota tersebut mengikuti gaya kota-kota di Eropa.
Tidak heran kota-kota di Hindia Belanda adalah termasuk yang pertama dalam menikmati teknologi modern dalam berbagai hal, misalnya telegraf, telepon, dan tram. Saking cantiknya kota-kota tersebut Batavia sampai dijuluki Queen of the East, sedangkan Bandung mendapat julukan Paris van Java.
Foto diatas memperlihatkan rumah dagang (trading house) CK Jensen di Bandung pada sekitar tahun 1880. Terlihat pula suasana jalanan di sekitarnya, dapat kita lihat transportasi pada masa itu masih menggunakan kereta yang ditarik kuda. Pada awal abad ke-20 mobil baru banyak berseliweran di jalanan kota-kota Hindia Belanda.
Sedangkan foto diatas memperlihatkan Hotel Villa-Dolce Dependance di Garut pada tahun 1880. Adanya hotel di Garut pada tahun tersebut mengindikasikan bahwa sektor jasa sudah tumbuh di sana pada waktu itu.
Dibawah ini adalah foto aslinya dalam hitam-putih.
Foto: Stoop