Bivak Takengon dan Reje Poteh
(Foto : Instalasi Militer Belanda di Takengon ;1907)
Bivak ini bertempat disekitar Buntul Kubu. Kompleks Bivak ini pada awalnya bertempat disepanjang jalan Malem Dewa sampai dekat Bersah Padang, kemudian ditambah sampai ke Jalan sudirman (saat ini). Perluasan Bivak selain untuk tambahan asrama para serdadu Belanda juga untuk penjara bagi tawanan perang. Penjara tawanan perang sempat dipindahkan ke Tangsi (eks SD 6, dibawah SMP 2) kemudian dipindah lagi ke Kampung Baru disebelah Losmen Fajar(saat ini).
(Foto Reje Poteh bersama Pawang Long ; 1907)
Salah seorang yang pernah ditahan di Bivak Takengon adalah Reje Poteh. Pada tahun 1907, Belada direpotkan oleh perlawanan Reje Poteh dari Pegasing. Tidak mudah menaklukan beliau, penyergapan disekitar Puncak Leweng hingga pengejaran ke Karang Ampar (Bersah), memakan waktu sekitar 5 bulan. Reje Poteh menyerahkan diri setelah pengawal beliau gugur tertembak.
Cerita selengkapnya dapat dibaca di Link https://goo.gl/1b7Kbh
Sumber Verslaag 1908 ; halaman 30 yang merekam peristiwa tahun 1907.