Assalammualaikum sahabat esteemians apa kabar hari ini semoga hari ini sehat semua dan selalu dalam lindungan ALLAH SWT, hari ini saya akan menceritakan tentang perjalanan kami menuju Kota Langsa dan Keindahan Alam Kota Langsa.
Kami dari Mahasiswa unimal khususnya Mahasiswa Antropologi Unimal melakukan Field trip situ sejarah pada tanggal 5 Desember 2018 yang lalu kami mengunjungi beberapa titik tempat situ sejarah.
Langsa atau banyak orang menyebutnya dengan LANG 1 (satu), kota ini adalah satu provinsi di Aceh. Daerah ini sangat istimewa karena semua masyarakat disekitar diwajibkan untuk berhijab atau berbusana muslim. Walaupun kota ini sangat kecil namun kota ini sangat tentram dan damai, kota ini sangat menarik untuk dikunjungi bagi para wisata.
Sebelum kami sampai di kota Langsa atau tempat tujuan kami,kami singgah di Vihara Murni Sakti yang terletak di kota IDI Rayeuk, kami sampai disana sekitar 10.00 Wib, disini kami banyak sekali mendapatkan ilmu dan sejarah tentang Vihara ini.
Setelah mengetahui banyak hal tentang sejarah Vihara Murni Sakti dan kamipun melanjutkan perjalanan menuju Peurelak kami sampai di Peurelak sekitar puku 12.00 wib dan kami mengunjungi makam Sultan Alaiddin Said Maulana-Abdul Aziz Syah dan Istri Putri Meurah Mandum Khudawi, yaitu pendiri kerajaan Islam Asia Tenggara Bandar Khalifah Peurelak Berkuasa, sangat di sayangi makan ini tidak terawat sama sekali,padahal kita ketahui bahwa Makam-Makan seperti ini Makam yang memiliki banyak sejarah.
Selesai berkunjung dari makam kamipun melanjutkan perjalanan menuju Kota Langsa kota tujuan kami. Sampainya kami di Langsa setikar pukul 15.00 wib, kami langsung menuju ke Hutan Mangrove dimana hutan ini adalah salah satu letak keramaian pengunjung ke kota Langsa, Hutan Mangrove ini mempunyai banyak pemandangan yang indah ,akan tetapi banyaknya monyet yang berkeliaran di sekitaran Hutan Mangrove membuat pemandangan kami agak terganggu.
Bagi para wisatawan sebaiknya harus berhati-hati bila mengunjungi Hutan Mangrove dan alangkah baiknya tidak memberikan makanan kepada monyet-monyet tersebut, salah satu kerabat kami sempat di ambil tasnya oleh monyet-monyet itu,tapi hal tersebut sudah di tangani oleh petugas keamanan setempat.
Berdasarkan pengalaman yang kami dapatkan dalam perjalanan ini kami mengetahui banyak hal tentang Kota Langsa dan tempat Sejarah-sejarah lainnya, dengan begitu dapat diambil kesimpulan bahwa Aceh khususnya Langsa memiliki tempat bersejarah yang masih belum pas bila hanya kita melihat di sosial media, kecuali kita mendatangi langsung ke lokasinya.