Tempat ini berada di Pantai Utara Jawa , sekitar 3 kilometer dari Kota Pemalang Jawa Tengah, nama tempat tersebut Tanjungsari. Tempat ini muara Sungai tempat keluar masuk kapal-kapal Nelayan.
Aktifitas pengunjung di Dermaga , Tempatnya kapal Nelayan pulang setelah mencari ikan, kapal tersebut akan melewati Dermaga ini. Bangunan yang menjorok ke arah laut merupakan tempat yang indah, tempat dimana orang-orang bisa melakukan aktivitas.
Banyak pengunjung pada pagi hari di Dermaga Tanjungsari , sekedar melihat suasana air laut, pemandangan sekitar pantai. Aktivitas yang bisa kita lihat disamping melihat suasana alam, juga yang punya hobi memancing, tempat ini strategis untuk memancing.
Kalau nasib sedang bagus, pemancing bisa dapat ikan besar jenis kakap putih. Dermaga Tanjungsari tempat yang romantis bagi yang suka hobi photo, sekedar duduk melihat batas laut yang jauh ,tempatnya sempit dan kiri kanan laut, hanya hati-hati setiap orang yang berada di dermaga ini. Suasana akan lebih indah apabila sore menjelang senja menjelang senja.
Kita lihat kapal Nelayan yang baru pulang mencari ikan, mereka meninggalkan darat kurang lebih empat hari, berjuang di tengah laut untuk mendapatkan ikan untuk di jual. Ada dua tower yang relatif tinggi,merupakan mercusuar sebagai pemandu para Nelayan untuk mengetahui posisinya.
Dermaga Tanjungsari , tempat yang menjorok ke laut dibangun dengan konstruksi beton dan juga dermaga ini sebagai penahan gelombang. Hanya saja kekuatan gelombang lebih kuat, sehingga konstruksi dermaga banyak yang tergerus oleh air laut.
Banyak pengunjung yang datang di tempat dermaga ini, melihat suasana pantai dan sekitarnya, melihat orang yang sedang memancing, biasanya pengunjung setelah dari dermaga ini mereka melihat tempat pelelangan ikan. Tempat pelelangan ikan jaraknya tidak jauh dari dermaga, buka setiap hari untuk menjual hasil tangkapan nelayan dengan cara di lelang ke pembeli.
Dermaga Tanjungsari di muara relatif dangkal, sehingga kapal yang baru pulang mencari ikan dan yang mau berangkat mencari arus yang relatif dalam supaya baling-baling kapal tidak kandas ke pasir.
Kegiatan Nelayan sudah ada sejak dari Nenek moyang mereka dan kegiatan Nelayan di turunkan dari generasi selanjutnya. Pantainya landai, ombaknya kecil, itu karakter dari pantai laut Jawa. Dermaga Tanjungsari ramai dikunjungi pada waktu pagi hari dan sore hari waktu senja.
Kondisi muara sungai ini sewaktu-waktu mengalami pengerukan karena terjadi pendangkalan, disisi lain kondisi dermaga sudah mulai rusak dari segi kontruksi dan lama kelamaan akan terus di kikis oleh ombak dan air laut, cerita sedikit tentang suasana pada pagi hari di ujung Dermaga Tanjungsari Kota Pemalang, terimakasih.
Agustus, 2020.