There is one most important trait to always be noticed in everyday life is the nature in controlling emotions. Because no matter how clever a person is or how high a person's knowledge may not be able to control the emotions that are in his possession.
The reason is in life, especially in the face of the world of work someone sometimes can not control the emotions that have. What is more important in controlling your emotions is to control your emotions in a person's private moment in a state full of the pressures you are facing. If a person is able to survive in times of intense pressure upon him, then the perfection of his personality can only be said to be successful in life.
Because not everyone can survive to control emotions, with the pressure that is facing against a person. For example a da'i always convey the best and always give advice to others to always be patient with the disaster that comes to someone.
But over time, the question is whether a da'i is able to be patient over the disaster in his presence in accordance with what has been conveyed to others. If the da'i is able to survive with a condition that slumped so da'i can say has been successful in controlling his emotions.
So also with everyone, if everyone can survive to control his emotions then someone will achieve perfection and success in organizing a better life. Because one of the conditions in achieving success is when a person is able and endure in controlling his emotions.
Indonesia
Ada satu sifat yang paling penting untuk selalu di perhatikan dalam kehidupan sehari-hari yaitu sifat dalam mengontrol emosi. Karena seberapa pun pandai seseorang atau seberapa pun tingginya ilmu seseorang belum tentu mampu mengontrol emosi yang di milikinya.
Pasalnya dalam kehidupan, apalagi dalam menghadapi dunia kerja seseorang terkadang tidak bisa mengontrol emosi yang di miliki. Yang lebih penting dalam mengontrol emosi adalah mengontrol emosi di saat pribadi seseorang dalam keadaan penuh dengan tekanan yang di hadapi. Kalau seseorang mampu bertahan dalam masa tekanan yang sangat berat terhadap dirinya, maka kesempurnaan dari kepribadiannya baru bisa di katakan sukses dalam kehidupan.
Karena tidak semua orang mampu bertahan mengontrol emosi, dengan tekanan yang di hadapi terhadap pribadi seseorang. Sebagai contoh seorang da'i selalu menyampaikan yang terbaik dan selalu memberikan nasehat kepada orang lain untuk selalu bersabar terhadap musibah yang datang pada seseorang.
Namun seiring berjalannya waktu, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah seorang da'i tersebut mampu bersabar atas musibah yang di hadapinya sesuai dengan apa yang telah di sampaikan pada orang lain. Kalau da'i tersebut mampu bertahan dengan kondisi yang terpuruk maka da'i tersebut bisa di katakan telah sukses dalam mengontrol emosinya.
Begitu juga dengan semua orang, kalau semua orang mampu bertahan mengontrol emosinya maka seseorang akan meraih kesempurnaan dan kesuksesan dalam menata hidup yang lebih baik. Karena salah satu syarat dalam meraih kesuksesan adalah saat seseorang mampu dan bertahan dalam mengontrol emosinya.