DUO bersaudara Kurator Steemit Indonesia dan
sukses menjadi pusat perhatian para steemian dalam meet up perdana KSI Chapter Banda Aceh yang dibuat di markas AcehTrend, Sabtu, 13 Januari 2018.
Jika pada tulisan sebelumnya saya menyalin ulang pesan-pesan yang disampaikan Bang , (baca di sini: https://steemit.com/indonesia/@ihansunrise/pesan-levycore-untuk-steemian-indonesia) di tulisan kali ini saya ingin menarasikan apa yang saya pikirkan tentang Bang
.
Kacamata hitam dan rambut kriwil yang selama ini saya lihat di foto profil Bang seolah menegaskan betapa misteriusnya sosok ini. Satu-satunya harapan yang memberi ruang agar bisa mengenal siapa Aiqa adalah senyumnya. Saya bersyukur bisa bertatap muka secara langsung dengannya, bisa bertukar kata walau cuma beberapa, dan bisa melihat langsung senyum semringahnya.
Sebagai kurator dengan potensi reward di luar yang bisa kita bayangkan, baik maupun
telah menunjukkan sikap yang patut ditiru; high profit low profile.
Mereka mau berbaur dengan para steemian baru, menjawab satu persatu pertanyaan tanpa terkesan menggurui sebagai seorang suhu dan mahaguru. Saat duduk dengan Bang Aiqa misalnya, adalah kesempatan bagi saya untuk menanyakan apa filosofi di balik pemilihan akun AiQA BRAGO. Saya memang punya ketertarikan khusus pada nama-nama orang. Nama-nama unik seperti itu pastilah memiliki arti dan filosofi tersendiri.
Dan menurut Bang Aiqa --jika saya tak salah dengar-- Aiqa sebenarnya berawal dari nama Alqa. Barangkali ini merujuk pada nama aslinya Muhammad Al Kausar. Hanya saja teman-temannya sering memanggilnya Aiqa. Lalu, apa arti Brago?
"Kalau itu rahasia," jawab Bang Aiqa dengan senyum dikulum.
Saya juga masih ingat kalimat pertama yang disampaikan Bang Aiqa dalam pertemuan kemarin. Agar tak lupa, bolehlah saya salinkan kembali di sini.
"Jujur saya grogi." Inilah kalimat pertama yang diucapkannya kemarin. Lagi-lagi ini hanyalah kamuflase belaka, sebab saya amati tak ada sedikit pun tanda-tanda kalau ia mengalami grogi atau salah tingkah. Ini hanya trik untuk membuat suasana lebih cair dan akrab. Senyumnya menyiratkan dengan jelas perihal itu, bahwa ia adalah seorang yang humble.
Sebagai kurator, ia mengaku bangga Steemit bisa menjangkau berbagai kalangan lintas profesi. Misalnya ada dua dokter yang aktif menjadi steemian dan begitu semangat memperkenalkan Steemit di mana saja. Mereka adalah dr. dan dr.
, keduanya berasal dari Bireuen.
Bang Aiqa juga menitipkan pesan yang baik untuk para steemian, yaitu mempromosikan Indonesia dengan hal-hal positif. Inilah yang membuatnya senang menampilkan tulisan-tulisan bertema wisata di platform ini. Hanya saja postingan-postingan itu hendaknya dikomentari dengan positif dan serius pula, bukan sekadar ungkapan-ungkapan sekadar 'meninggalkan jejak' seperti nice, sep bereh, bertusss, hahahah Bang Aiqa memang bisa.
Terakhir, di sambutan singkatnya Bang Aiqa mengatakan, ia senang jika ada steemian yang bisa mengalahkan dirinya. Pertanyaannya, mampu dan layakkah kita? :-D[]