Dunia maya itu memang racun sekali, dan kali ini aku menjadi korbannya. Nyaris setiap kali postingan Bang muncul di beranda sebelah, yang tampak hampir selalu gambar-gambar kuliner yang bikin liuran. Sisanya, bisa dipastikan adalah berbagai destinasi wisata menarik di Indonesia, khususnya Aceh dan Sumatera. Nah, kalau sudah muncul foto-foto kuliner, aku memandangnya dengan lama, mengamati makanan apa itu, bisakah aku mengolahnya sekali waktu jika ingin icip-icip?
Dari sekian banyak postingan itu, foto bakso dengan kuah bening bertabur daun bawang dan cabai rawit, bisa dibilang paling menggoda selaraku. Setelah kulihat-lihat bumbu dan bahan yang dipakai pun sangat mudah didapat. Harganya juga terjangkau. Kemarin sore tiba-tiba aku seperti dirasuki sesuatu, mendadak ingin bikin menu serupa. Jadilah dari warung kopi aku buru-buru menuju pasar, setelah sempat tanya-tanya pada Bang mengenai bahan dan bumbunya.
Penampakan sop bakso buatan Bang , lebih bening dan menggoda. Sumber foto
Semula aku pergi ke pasar Kampung Baru, tapi ternyata tak ada satu toko pun yang menjual bakso ikan di sana. Akhirnya aku pergi ke Peunayong. Setelah membeli bahan-bahan yang dibutuhkan seperti bakso, daun bawang, daun sop, tomat, aku ke pasar ikan. Niatnya sih ingin mencari ikan, tapi yang terbeli justru kepiting. Ah, asyik juga bisa dicampur sama sop bakso ya kan?
Sampai di rumah langsung eksekusi. Aku menyiapkan bumbu berupa bawang putih yang digeprek untuk ditumis, merica bubuk, dan pala yang digerus doang. Cabai rawit, tomat, dan sedikit kapulaga, bunga lawang dan kulit kayu manis untuk mengharumkan.
Bikinan aku, lebih butek, dan kebanyakan bakso kayaknya hehehe.
Walaupun nggak mirip-mirip amat, nggak apa-apa lah, yang penting masih tetap sedap dimakan. Slluuurrrppp.... segarrrrr.[]