Halo..Steemian
Very sad, when looking at the condition of several buildings, including houses of worship at the location of Regional General Hospital (RSUD), dr. Zubir Mahmud, Aceh Timur District, Aceh Province, Indonesia, is now destroyed because of all the contents of the building including ceramic floor, door and window frames, and electrical wires stolen by irresponsible people. Though the building was built with a budget billions of dollars, sabagai hospital facilities to serve public health in the district of East Aceh.
Lihatlah kondisi Gedung Aula RSUD dr. Zubir Mahmud, terlihat tidak ada lagi, jendela telah dijarah maling. (Photo By: )
Sangat menyedihkan, ketika saya melihat kondisi beberapa gedung, termasuk rumah ibadah yang ada di lokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Zubir Mahmud, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Indonesia, saat ini kondisinya hancur karena semua isi gedung termasuk keramik lantai, kusen pintu dan jendela serta kabel listrik dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Padahal gedung tersebut dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, sabagai sarana rumah sakit untuk melayani kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Timur.
Beginilah kondisi kerusakan dalam gedung aula RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, lantai keramik ikut di jarah maling.(Photo By: )
The occurrence of destruction and theft in some of these buildings, is estimated to occur in mid-2017. Previously some of the buildings are still in good condition, and used as dormitories where civil servant training. Yesterday, when I reviewed the building, with some staff from dr. Zubir Mahmud, I am very sad, seeing, all the door frames, windows and tile floors and electrical wires embedded in the walls of the building vanished, the condition of the building was also damaged, including places of worship (Mushalla) in the location also looks devastated. Even all the ceramic floors of worship houses were also disappeared by the thief.
Kejadian pengrusakan dan pencurian terhadap beberapa bangunan tersebut, diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun 2017. Sebelumnya beberapa gedung tersebut kondisinya masih bagus, dan pernah digunakan sebagai asrama dan aula Pelatihan Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon IV. Kemarin, ketika saya meninjau gedung tersebut dengan beberapa staf RSUD dr. Zubir Mahmud. Saya sedih melihat, semua kusen pintu, jendela dan keramik lantai serta kabel listrik yang tertanam dalam dinding bangunan sirna, dan konsisi gedung juga dirusak, termasuk tempat ibadah (Mushalla) yang ada di lokasi tersebut juga terlihat hancur. Bahkan semua keramik lantai rumah ibadah juga raib digasak maling.
Bukan saja isi gedung yang dijarah, namun keramik lantai Mushalla (tempat ibadah) ini juga di jarah maling. (Photo By; )
Unfortunately, the newly rehabilitated VIP hospital rehabilitation building in 2017 is now seen to be damaged again by thieves. The condition of the new building in rehab is like an old building, with the condition of doors and windows not everywhere!
Yang sangat disayangkan, gedung untuk ruang rawat inap kelas VIP yang baru saja direhab pada tahun 2017, kini kondisinya kembali rusak di jarah oleh maling. Sehingga kondisi gedung tersebut, kini terlihat seperti bangunan tidak bertuan, atau seperti gedung tua, dengan kondisi pintu dan jendela yang telah hilang entah kemana!.
Semua lantai keramik dalam mushalla ini raib di gasak maling (Photo By: )
Currently, building facilities to serve public health began to be restored by the manager of Dr. Hospital. Zubir Mahmud. "We started rehab mushalla for the family worship place of the patients treated in this hospital.To rehabilitate the building of this house of worship, we use charity fund which we collected from RSUD staff," said Director of dr. Zubir Mahmud Idi, dr. T. Iskandar to the author.
Saat ini, sarana gedung tempat melayani kesehatan masyarakat mulai di rehab kembali oleh pihak pengelola RSUD dr Zubir Mahmud. “Kita mulai rehab mushalla untuk tempat ibadah para staf RSUD dr. Zubir Mahmud dan untuk tempat ibadah keluarga pasien yang sedang dirawat di rumah sakit ini. Untuk merehab gedung rumah ibadah ini, kita menggunakan dana amal yang kita kumpulkan dari staf RSUD,” kata Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud Idi, dr. T. Iskandar kepada penulis.
Dr. T. Iskandar, so far, uses a building facility built from the CSR budget of PT. Medco E & P Malaka. "Meanwhile, buildings built from Aceh's APBD have not been used since 2011, and today, when RSUD building facilities were built by PT Medco, full of patients, since 2017, we have expanded the location of Dr. Zubir Mahmud Hospital to several buildings which has long been built, but we can not use some of the building, because the condition of the building was badly damaged, due to the thief behavior, "said dr. T. Iskandar.
Seorang staf RSUD dr. Zubir Mahmud saat memperlihatkan kerusakan dinding ruang rawat inap VIP setelah kabel listrik dan pipa oksigen yang tertanam dalam dinding dicuri dan dirusak maling, sangat menyedihkan.(Photo By : )
Kata dr. T. Iskandar, selama ini, pihaknya menggunakan fasilitas bangunan yang dibangun dari anggaran CSR PT. Medco E&P Malaka. “Sementara gedung yang dibangun dari anggaran APBA Provinsi Aceh, sejak tahun 2011 itu, belum kita gunakan, dan hari ini, ketika fasilitas gedung RSUD yang dibangun oleh PT. Medco, penuh pasien, maka sejak tahun 2017, kita mulai melebarkan lokasi RSUD dr. Zubir Mahmud ke beberapa gedung yang telah lama dibangun itu. Namun ketika hendak kita gunakan, gedung tersebut kondisinya rusak, akibat ulah para pencuri” kata dr. T. Iskandar.
According to dr. T. Iskandar, since the location of RSUD dr. Zubir Mahmud has a fence facility, the destruction of some buildings began to decline. "In the future, we plan to use some building facilities, for additional patient wards. Some buildings have to be rehabilitated, to be used, looting and destruction of some buildings, we have reported to the police," said dr. Zubir Mahmud.
Menurut dr. T. Iskandar, sejak lokasi RSUD dr. Zubir Mahmud mempunyai fasilitas pagar, aksi pengrusakan terhadap beberapa gedung tersebut mulai berkurang. “Kedepan ini, kita berencana untuk menggunakan beberapa fasilitas gedung itu, untuk tambahan ruang rawat inap pasien. Beberapa gedung harus di rehab kembali, agar dapat digunakan. Peristiwa penjarahan dan pengrusakan beberapa gudung tersebut, telah kita laporkan kepada pihak kepolisian,” jelas direktur RSUD dr. Zubir Mahmud.
Beberapa staf RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur, ketika kami melihat langsung kerusakan gedung RSUD akibat ulah pencuri.(Photo By : )
He expects those who are not responsible for not plundering the assets of dr. Zubir Mahmud, because the building facilities will be used to serve public health in East Aceh and Aceh. "I invite people to maintain the assets of Dr. Zubir Mahmud Hospital, because the building is ours together, and if our family is sick, will also be treated in the building," said dr. T. Iskandar.
Ia mengharapkan kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk tidak melakukan penjarahan asset gedung RSUD dr. Zubir Mahmud, karena fasilitas gedung tersebut akan digunakan melayani kesehatan masyarakat dalam wilayah Aceh Timur dan Aceh. “ Saya mengajak masyarakat untuk menjaga asset RSUD dr. Zubir Mahmud, karena gedung tersebut merupakan milik kita bersama, dan jika keluarga kita sakit, juga akan dirawat di gedung tersebut,” demikian harapan dr. T. Iskandar.
Inilah kondisi pelataran RSUD dr. Zubir Mahmud yang saat ini sedang dilebarkan oleh pihak management RSUD tersebut, semoga kedapan dapat kita jaga bersama untuk kepentingan masyarakat kita dalam memperoleh pelayanan kesehatan. (Photo By : )
At the end of this paper, I am a community of East Aceh district, feeling sad, when I saw the buildings owned by RSUD dr Zubir Mahmud, destroyed by the act of irresponsible people. Though the building that we should keep together, as a means where we seek treatment when we are sick, even now destroyed looted. Let us both keep the government assets, so that public services can run properly and maximally.
Di akhir tulisan ini, saya seorang masyarakat Kabupaten Aceh Timur, merasa sedih, ketika melihat gedung-gedung milik RSUD dr Zubir Mahmud, hancur akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Padahal gedung tersebut yang selayaknya kita jaga bersama, sebagai sarana tempat kita berobat ketika kita sakit, malah kini hancur dijarah. Mari sama-sama kita jaga aset pemerintah, sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan baik dan maksimal.