Steemian. Technology Blockchain is one of the best solutions in managing School Operational Fund (BOS) funds in Indonesia. Because Blockchain technology has advantages that are efficient, secure, instant, modern and taransparan. Blockchain technology is one of the latest technology in the world today that is able to reach all transactions in small quantities quickly, and can be accessed in a transparent and reliable.
Steemian. Teknologi Blockchain merupakan salah satu solusi tepat dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Indonesia. Karena technology Blockchain mempunyai kelebihan yang efisien, aman, instan, modern dan taransparan. Teknology blockchain merupakan salah satu technology terbaru di dunia saat ini yang mampu menjangkau semua transaksi dalam jumlah kecil pun dengan cepat, serta dapat diakases secara transparan dan terpercaya.
Many writers have explained what blockchain is, of course I do not need to explain more about blockchain in detail. But in this post I would like to convey an innovative idea to support the Ministry of Education of the Republic of Indonesia's program of fund management of School Operations (BOS) in a transparent manner, using Blockchain technology.
Banyak penulis yang telah menjelaskan tentang apa itu blockchain, tentunya saya tidak perlu menjelaskan lagi tentang blockchain secara mendetil. Namun pada postingan ini saya ingin menyampaikan sebuah ide yang inovatif untuk mendukung program Kementrian Pendididkan Republik Indonesia, tentang pengelolaan Bantuan Dana Operasiona Sekolah (BOS) secara transparan, dengan menggunakan technology Blockchain.
Since the launch of the School Funding Operational program in Indonesia, in July 2005, until now, still use the manual management system, and every year the management of funds is regulated by changing the rules, ie changes in text guidelines (Juknik), and implementation. guidelines (Juklak). Because of its management manually. Often there is irregular or no transparency in the management of BOS funds in the Republic of Indonesia. News about the irregularities of BOS funds in Indonesia are often exposed to online media in Indonesia. Here I attach some deviations of BOS funds that lansir several online newspapers in Indonesia.
Sejak diluncurkan program Bantuan Dana Operasional Sekolah di Indonesia, pada Juli 2005, sampai hari ini, masih menggunakan sistem pengelolaan manual, pengelolaan dana tersebut diatur dengan aturan yang berubah setiap tahun, yaitu perubahan petunjuk teksnis (Juknis), dan petunjuk pelaksanaan (Juklak). Akibat pengelolaan secara manual, maka pengelolaan dana BOS kerap terjadi penyimpangan atau tidak transparansi, di Negara Republik Indonesia. Berita penyimpangan Dana BOS di Indonesia sering terekspos di media online di Indonesia. Di sini saya lampirkan beberapa berita surat kabar online yang melaporkan penyimpangan dana BOS di Indonesia:
- Penyimpangan Dana BOS Karena Pelanggaran Regulasi –CNN- INDONESIA
- Diduga Tilep Dana BOS Kepsek Ini Ditahan Jaksa- Sindo News
- Skandal Dana BOS- Kompas
That is the news of the many cases of irregularities BOS funds in Indonesia. According to my observation, the irregularities are easy to occur when the management of BOS funds is done by manual system as now, where the flow of BOS funds to schools has not been touched by systematic, transparent technology. So the channels of distribution and use, difficult to reach by those who are responsible for overseeing the funds.
Itulah kabar banyaknya kasus penyimpangan dana BOS di Indonesia. Menurut pengamatan saya, penyimpangan mudah terjadi saat pengelolaan dana BOS dilakukan dengan sistem manual seperti sekarang, dimana arus dana BOS ke sekolah belum tersentuh oleh teknologi yang sistematis, yang transparan. Sehingga jalur penyaluran dan penggunaan, sulit dijangkau oleh mereka yang bertanggung jawab untuk mengawasi dana tersebut.
The best solution, for the management of BOS funds, can be transparent and accessible to all parties including supervisors, school committees or student guardians, using blockchain technology. One technology that is not server-based, is currently being developed by developed countries in the world. Even blockchain technology in developed countries like Singapore is currently developing the country's banking financial management with blockchain technology. Read Here
Solusi terbaik, untuk pengelolaan dana BOS, dapat transparan dan mudah diakses oleh semua pihak termasuk supervisor, komite sekolah atau wali pelajar, menggunakan teknologi blockchain. Salah satu teknologi yang tidak berbasis server, saat ini sedang dikembangkan oleh negara maju di dunia. Bahkan teknologi blockchain di negara maju seperti Singapura saat ini sedang mengembangkan manajemen keuangan perbankan negara tersebut dengan teknologi blockchain. Baca Di Sini.
To create a transparent BOS funds management in Indonesia, the Indonesian Ministry of Education, it is possible to prepare a budget for the development of a blockchain technology project for the management of BOS funds in schools within the territory of the Republic of Indonesia. Although it can not be implemented in all schools in remote areas, but the blockchain technology project can be done in an easily accessible urban school Internet network.
Agar terciptanya transparasi pengelolaan dana BOS di Indonesia, Kementrian Pendidikan Indonesia, sudah selayaknya menyiapkan anggaran untuk mengembangkan proyek technology blockchain untuk pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah dalam wilayah Negara Republik Indonesia. Meski tidak dapat dilaksanakan di seluruh sekolah di daerah terpencil, tapi proyek teknologi blockchain telah dapat di lakukan di sekolah-sekolah daerah perkotaan yang mudah dari jangkauan jaringan internet.
Currently, the management of BOS funds has technical guidance, with a sketch of the stage of 2017, as shown below:
Saat ini, pengelolaan dana BOS mempunyai petunjuk teknis, dengan sketsa tahapan tahun2017, seperti gambar dibawah ini:
Here, I show my idea. About adopting blockchain technology for managing BOS funds in the State of Indonesia:
Berikut ini, saya tampilkan skema gagasan saya. Tentang mengadopsi technology blockchain untuk pengelolaan dana BOS di Negara Indonesia:
Gambar ilustrasi Sketsa hasil saya desain
The source of BOS funds from the State Budget (APBN) can be in the form of Rupiah or Crypto currency and Provincial BOS Budgets in the form of Rupiah or Crypto. Then channeled through technology blockchain to every wallet School throughout Indonesia. Then the school can manage the BOS funds transparently for school operations. All school shopping items can be viewed transparently by the managers, supervisors and guardians. So that the alleged occurrence of irregularities management of BOS funds can be minimized.
Sumber dana BOS dari Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN) bisa berupa mata uang Rupiah atau mata uang digital (Crypto), dan Anggaran BOS shering Provinsi dalam bentuk Rupiah atau Crypto. Kemudian disalurkan melalui technology blockchain ke setiap dompet (Wallet) Sekolah di seluruh Indonesia. Kemudian pihak sekolah dapat mengelola dana tersebut secara transparan untuk operasional sekolah. Semua item belanja sekolah, dapat dilihat dengan transparan oleh pihak pengelola, pengawas dan para wali murid. Sehingga dugaan terjadinya penyimpangan pengelolaan dana BOS dapat terminimalisir.
Conclusion:
Blockchain Technology, a new idea that developed in the world since 2009. This technology can be used for financial management in the form of small scale or large scale. In my opinion, it is not wrong, in the State of Indonesia can adopt Blockchain technology for school budget management, in order to create school financial management in a transparent, precise, accurate, and accountable. Hopefully this idea can be glimpsed by the policyholder of the Republic of Indonesia.
Aktivitas Belajar Mengajar Sekolah Dasar
Kesimpulan :
Teknology Blockchain, sebuah gagasan baru yang dikembangkan di dunia sejak tahun 2009. Teknologi ini dapat digunakan untuk pengelolaan keuangan dalam bentuk sekala kecil atau skala besar. Menurut hemat saya, tidak salah, di Negara Indonesia dapat mengadopsi teknology Blockchain untuk pengelolaan anggaran belanja sekolah, agar terciptanya pengelolaan keuangan sekolah secara transparansi, tepat, akurat, serta akuntabelitas. Semoga saja gagasan ini dapat dilirik oleh para pemegang kebijakan Negara Republik Indonesia.