Postingan hari ini adalah sesuatu yang cetar membahana badai. Sebuah lagu yang dimainkan oleh dua bersaudara dan his younger brother Ariel Rizkan. Lagu bertemakan kritik sosial politik ini cukup unik untuk didengarkan. Meskipun menggunakan bahasa Aceh lagu ini lumayan catchy untuk didengarkan. lagu ini juga menggunakan diksi atau pemakaian kata sebagai ungkapan yang tidak lazim untuk didengarkan dalam sebuah lagu. Bahkan diksi yang dipakai cenderung kasar dan mungkin tidak berkenan bago orang kebanyakan. "BUI" atau "BABI" adalah diksi yang dipilih. Namun disini penggunaanya lebih kepada kata sifat atau kata kerja. Yang jelas ini mengacu kepada prilaku oknum politisi kebanyakan yang lupa daratan setelah mendapatkan sanjungan dari mana-mana saja.