Alhamdulillah hari ini Senin 23 April 2018 kembali berkesempatan mendampingi Tim Hisab Rukyat Kemenag Aceh Utara untuk melakukan pengukuran kembali arah kiblat masjid di salah satu Gampong di Kecatan Langkahan. Acara ini diawali dari permintaan dari tokoh agama setempat kepada Kemenag untuk diukur ulang arah kiblat masjid yang mulai timbul keraguan dikalangan masyarakat setempat.
Perbedaan persebsi terhadap kiblat mengakibatkan suasana masyarakat sedikit memanas. Namun Alhamdulillah setelah pengukuran yang dilakukan oleh tim Kemenag dapat diterima oleh semua kalangan, hal ini bisa dilihat dari kehadiran semua masyarakat yang berselisih paham saat salat Zuhur berjamaah dengan arah kiblat baru. Semoga kesatuan ini dapat terjaga, karena hal yang lebih penting adalah kemakmuran masjid, jamaah selalu ada di lima waktu.
Bergesernya arah kiblat masjid ini terbukti kurangnya alat dan ahli saat masjid dulu dibangun. Hal ini terbukti dari pergeseran arah kiblat sekitar 18 derajat. Nilai ini tergolong besar, karena bisa dibuktikan bahwa arah masjid selama ini mengarah ke Afrika bukan menghadap ke Kakbah. Ini salah satu kasus dari beberapa kasus masalah arah kiblat yang masih selalu terjadi dan ini akan terus terjadi bila saat membagun masjid tidah dipanggil petugas Kemenag dalam hal mengukur arah kiblat. Sekian dan terima kasih.