Halo teman steemians semuanya ... !!! Bagaimana kabarmu pagi ini..? Saya harap kalian sehat dan bahagia bahkan dimanapun Anda berada. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi motivasi.semoga kalian menyukainya.
Salah satu faktor orang bisa menerima ilmu adalah lapang dada, meski sudah habis habisan diajarkan,tapi kalau dada belum lapang,sulit juga menerima ilmu.
Argumentasi umar untuk membundel lembaran mushaf sebenarnya kuat sekali terbantahkan dengan logika manapun,tapi yang membuat abu bakar setuju pada akhirnya bukan semata kekuatan hujjah umar dan kalah beradu argumentasi.
Sebab argumentasi abu bakar pun tidak kalah kuat,Rasulullah SAW saja tidak pernah memerintahkan, tidak juga mengisyaratkan,kenapa kita harus melakukan? Lagian, bukankah urusan menjaga Al-Qur'an biar tidak musnah itu urusan Allah? Allah yang menurunkan dan Allah pula yg memeliharanya dari kepunahan,
Argumentasi dilawan argumentasi,dua duanya pakar dan dua duanya genius, saat itulah hadist menyebutkan bahwa Allah SWT melapangkan dada abu bakar,sehingga kemudian abu bakar bisa menerima usulan umar,dilapangkan dadanya oleh Allah,itulah kuncinya.
Dan ketika keduanya meminta zaid bin tsabit untuk menyatukan teks Al-Qur'an dalam satu bundel,awalnya zaid menolak, malah sambil bermota fora beliau berkata, perintahkan saja aku memindahkan gunung dari pada aku harus melakukan sesuatu yang tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah.
Namun akhirnya lagi lagi Allah dengan sifat Rahman dan Rahimnya,dilapangkan dada zaid sehingga akhirnya bisa menerima kebenaran, seandainya dadanya tidak lapang,mana bisa hari ini kita baca seluruh Ayat Al-Qur'an dalam satu mushaf?
Maka dalam Al-Qur'an ada doa minta dilapangkan dada yang artinya:
Ya,Allah lapangkan,dadaku.
Maksudnya,mudahkan aku untuk bisa menerima ilmu dan kebenaran
Hanya ini yang bisa saya bagikan pada kesempatan ini, semoga Anda bisa menikmati nya.