Pisang goreng
Pisang goren di atas memiliki anak, tapi bukan anak pisang goreng, akan tetapi anak dari pisang. Bingungkan..? Saya juga bingung ni. Tapi yang intinya, pembaca sudah mengertikan dari mana berasal tiga butiran hitam yang berada di dekat pisang goreng tersebut. Sangat mudah untuk mengolah pisang tersebut, sehingga berobah namnya. Biasanya dilakukan oleh nyak-nyak, dan kita sendiri pasti bisa dengan mengikuti langkah-langkah yang telah penulis tuliskan pada paragraf berikut ini, dan kita semua bisa langsung mempraktekkannya .
Adapun cara mengolahnya adalah sebagai berikut:
- Pisang dikupas terlebih dahulu
- Dicuci
- Pisang dibelah menurut kesuakannya masing-masing
- Siapkan tempat, lalu campurkan tepung terigu, maizena, garam dan lalu beri sedikit air, aduk hingga merata
- Lamuri pisang yang telah dibelah dengan adonan hingga merata
- Panaskan minya goreng
- Gorengkan pisang yang telah dilemuri adonan tadi
- Angkat dan siap untuk disajikan.
Delapan cara di atas yang membuat pisang berobah namanya yaitu dari pisang menjadi pisang goreng. Pisang goreng ini sering ditemui, di lorong-lorong pasar ikan kecamatan, dalam komplek sekolah dan di lorong-lorong kampung. Makanan ini sering juga dimanfaatan oleh para petani saat pergi kesawah atau ke kebun [JBL]