Paint The Sky While Drinking Coffee
So far, Indonesian curators and steemians in Aceh have been intensively socializing to introduce this new social media platform, STEEMIT to all walks of life, students, lecturers and activists of NGOs and other elements of society. So this new social media that once foreign tapin now familiar in the circle.
Recently this socialization was held at the Lhokseumawe State Islamic Institute (IAIN), as well as a number of other campuses and districts / cities in Ace, but not yet comprehensive in 23 districts / cities in Aceh. Because it takes time, it takes energy and thought of course there is a desire from the community who joined the steemit.
A big meeting also for the socialization of steemit was also held at the square of DPRD Kota Cimahi, Bandung on February 16, 2018. In the post , the activity was attended by Curator @ mariska.lubis,
and
. Then Chairman of KSI Chapter Banda Aceh @ kemal13, then there kakilasak, @ bahagi.arbi,
,
and
.
Then from Bandung also attended steemian like @ jharyadi, ,
,
,
, @ gettachan, @ diantikaie. Their presence is certainly to socialize steemit, so social media recently really known throughout Indonesia. I think with the 2018 World Cup held in Russia that will be watched by 3.2 billion people or half of the world's occupation.
Unbelievably, if when the four-year international tournament is installed steemit logos in 12 stadiums in Russia that will serve as a place to compete 32 World team. Or at least in one of the stadiums. This implies cet langet (impossible). But I've heard a sentence from a world soccer player, dreaming of life, and making that lead a reality.
Cet Langet Sambil Minum Kopi
Selama ini curator Indonesia dan para steemians di Aceh cukup gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan platform sosial media baru ini, STEEMIT kepada semua kalangan, pelajar, mahasiswa, guru dosen dan pegiat LSM dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Sehingga sosial media baru ini yang dulu asing tapin sekarang familiar di kalangan.
Baru-baru ini sosialisasi ini diadakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, dan juga sejumlah kampus serta kabupaten/kota lain di Ace, tapi belum menyeluruh di 23 kabupaten/kota di Aceh. Karena butuh waktu, butuh tenaga dan pemikiran tentunya ada keinginan dari komunitas yang bergabung dengan steemit.
Pertemuan besar juga untuk sosialisasi steemit juga diadakan di alun-alun DPRD Kota Cimahi, Bandung pada 16 Februari 2018. Dalam postingan , kegiatan dihadiri Curator
,
dan
. Lalu Ketua KSI Chapter Banda Aceh
, kemudian ada kakilasak,
,
,
dan
.
Lalu dari Bandung juga dihadiri steemian seperti ,
,
,
,
,
,
. Kehadiran mereka tentu ini untuk menyosialisasi steemit, agar sosial media baru-baru ini benar-benar dikenal seluruh Indonesia. Saya terpikir dengan piala dunia 2018 yang diadakan di Rusia yang akan ditonton 3,2 miliar penduduk atau setengah dari jumlah pendudukan dunia.
Wah luar biasa, jika ketika turnamen internasional empat tahunan ini terpasang logo steemit di 12 stadion di Rusia yang akan dijadikan sebagai tempat berlaga 32 timnas Dunia. Atau paling tidak, di salah satu stadion saja. Ini terkesan cet langet (mustahil). Tapi saya pernah mendengar suatu kalimat dari seorang pemain bola dunia, bermimpilah dalam hidup ini, dan jadikan mimpin itu jadi kenyataan. Na bantah….?