Momen ini menjadi yang pertama kalinya kami rasakan sebagai anggota KSI chapter Medan. Momen kedatangan salah satu kurator Indonesia, abgda .
Lelaki bertubuh kekar dengan tinggi 189 cm ini menyapa hangat steemian yang hadir dengan narasumber pertama bg . Tidak lupa juga kami menyalami beliau, beserta partnernya, abgda
.
Setelah menanyakan kabar dan kondisi terkini para tamu terhormat ini, saya mulai membuka acara diskusi dengan kata "selamat datang bg , bg
, dan bg
di Medan. Kami senang sekali abg-abg meluangkan waktu untuk datang kemari."
Beranjak dari kalimat penyambutan di atas, saya menjelaskan tentang kondisi KSI chapter Medan beserta perkembangannya saat ini. Jumlah member sudah mencapai 60 orang, meskipun tidak semua akun aktif.
juga memperkenalkan tentang ide dari teman-teman yang mendelegasikan SP ke akun
. Hal ini bertujuan untuk memberi kurasi dan dukungan kepada steemian yang baru bergabung di Steemit.
Saya mewakili teman-teman yang hadir maupun belum bisa hadir mohon maaf kepada abgda bila penyambutan kami kurang dari kata cukup. Anggota KSI Chapter Medan yang bekerja full time sering memanfaatkan weekend bersama keluarga masing-masing. Saya rasa, kita semua mengerti hal itu.
Bg pun bercerita tentang masa awal mengenal Steemit hingga cerita tentang bagaimana beliau dijahili oleh sang adik,
, kurator Indonesia. Pernah beliau membandingkan hasil perolehan vote dari postingannya dengan postingan
yang mendapatkan lebih banyak. Langsung saja si adik (ketua KSI) bilang "aku kan artis, ke (pengganti kamu) masih anak kemarin".
Belum lagi saat bg yang mencoba menyusul kemajuan wallet milik
dengan cara mengirim 5 SBD ke blocktrades dengan harapan mendapatkan umpan balik dalam bentuk vote besar. Esoknya saat ditanya kenapa belum ada respon, sang adik sontak menjawab sambik tertawa "itu saya narik duit, bukan ngirim SBD".
Begitulah sepenggal canda yang tersisip pada kisah abg-adik yang kini memiliki posisi penting di dunia perSTEEMITan Indonesia. Meninjau pengalaman mereka yang sudah-sudah, kita tidak perlu lagi meragukan kesulitan yang mereka alami. Anggap saja bahwa segala rasa pahit yang kita pernah dapatkan sudah terlebih dahulu mereka rasakan.
Di sisi lain, bg juga menceritakan pengalamannya mencoba terlibat di project yang berkontribusi di Steemit. Ada
,
,
dan masih banyak lagi. Jika teman-teman telah menfollow akun beliau, pasti mengerti bagaimana sepak terjangnya di Steemit.
Terakhir, bg melengkapi cerita tentang dunia fotografi dalam ranah yang sangat detail. Menggunakan lensa makro, beliau mencontohkan sedikit teknik mengambil potongan gambar dari objek yang kecil di atas meja kami.
Intinya, mereka juga pernah merasakan memulai karir di Steemit dari nol. Kita juga demikian. Bedanya, mereka telah berhasil survive bahkan mengepakkan sayang hingga berada di posisi puncak. Tidak tertutup kemungkinan juga kita bisa memcapai titik itu. Hanya butuh belajar dan konsisten di sini.
Jadi, tidak pantas bila kita ingin menjadi sukses secara instan sebagai Steemian baru. Masih banyak tahapan yang perlu kita lewati. Ada kalanya harus tenggadah, ada pula harus menunduk.
Semoga pesan abgda mengenai konsistensi dan menjalin komunikasi dengan Steemian lain insyaAllah bisa kami laksanakan. Terima kasih, hati-hati di jalan dan semoga acara dinasnya sukses. Titip salam melalui abgda kepada teman-teman Steemian di sana dari kami member KSI Chapter Medan. Mari sama-sama menjadikan Steemit sebagai trending topiknya media sosial.
Terima kasih sudah membaca.
Salam pendidik.