Rabu 14 Februari 2018 para steemian IAIN Lhoseumawe mengikuti acara Meet Up perdana Steemit Besama
Kegiatan tersebut di awali dengan berbagi pengalaman steemit mulai dari ,
saya
dan para peselancar steemit yang sudah lama berselancar dengan segala kisah pahit mengawali mengelola akun yang hanya di hargai postingan dengan $0.00 SBD, hingga manisnya kesuksesan yang dirasakan saat dollar mengalir dengan derasnya. Seperti pengalaman
dengan konsisten menulis dan terus memperbaiki tulisan, sampai sang Kurator Indonesia
dan
terus memberi vote pada tulisannya. Pengalaman lain
dan
dengan postingannya sampai mendapat SBD sampai ratusan, sungguh nilai yang sangat menggiurkan. Masih Banyak steemit yang sudah merasakan sukses dan sebahagian besar dari kalangan mahasiswa, menurut saya ini pembelajaran literasi yang sangat menarik. Bayangkan bila di buat kelas khusus untuk belajar menulis yang baik, mungkin kurang peminatnya. Tetapi saat steemit ini hadir kualitas tulisan yang paling utama, mungkin kelas yang saya sebut tadi akan banyak peminatnya. Berbagi pengalaman ini juga disampaikan beberapa pendatang baru yang terhipnotis untuk ikut berselancar di steemit, mungkin tidak munafik bagi semua pemula dollar yang yang terbayang dibenaknya. Bagi para senior yang sudah lama mendalami steemit, kualitas tulisanlah yang paling utama. Kehadiran banyak orang untuk melihat postingan, memberi komentar sangat berarti bagi mereka dan juga vote tentunya. Berbagi pengalaman ini kami selingi sembari menunggu
dan
.
Acara dimulai dengan di buka acara oleh dan beliau selaku moderator pada acara tersebut, setelah membuka acara mempersilahkan
berbagi pengelaman dan pengetahuannya tentang steemit.
seorang wartawan senior beliau juga seorang pengajar di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Lhokseumawe. Beliau berbagi pengalamannya tentang steemit, bercerita bagaimana
yang memperkenalkan steemit. Salut dengan segudang pengalaman dan pengetahuan luas tentang platform ini, berbagi cara bagaimana membuat tulisan dengan baik, menentukan taging dan mengelola steemit. Berbagi tentang Sembilan berlian yang di sampaikan di 1St Meet Up KSI Chapter Bireuen beberapa waktu yang lalu, materi tersebut juga dibagikan untuk memotivasi kami peserta Meet Up IAIN Lhokseumawe, sembilan berlian tersebut adalah:
- Menulis dan Membaca
- Fotografi
- Diari
- Pusat Dokumentasi
- Teknologi Blockchain
- Informasi Cryptocurrency
- Trading Cryptocurrency
- Sahabat Baru
- Belajar Bahasa Inggris
Selanjutnya berbagi cara mengelola platform ini, beliau berpesan bagi para steemian agar konsisten menulis dan terus memperbaiki kualitas tulisan. Saling memberi kontribusi pada postingan lain, terus membangun hubungan dengan semua steemian. Beliau memberi istilah “Kita di steemit ini bagai masuk ke satu kampung, kalau kita tidak menegur orang maka orang tidak menegur kembali dan mengenal kita” istilah lain dalam bahasa Aceh “Meunyoe na tajak bak khanduri gob, gob ijak bak khanduri tanyoe”.
mengajak kami semua yang hadir di Meet Up tersebut untuk membuat postingan yang berkualitas, sekurang-kurangnya 300 karakter kata dan disertai 3 gambar dengan sisi yang berbeda. Setiap gambar sebaiknya dibuat narasi agar jelas keterangan gambar. Beliau juga berpesan hati-hati dengan plagiasi, karena itu merusak reputasi. Bagi saya beliau sosok yang natural dalam mengelola steemit, salut Bang
.
Bagi saya Meet Up perdana IAIN Lhokseumawe ini sangat berkesan, karena ini kegiatan Meet Up pertama saya. Berbagi pengalaman dengan orang-orang yang sangat senior dalam hal mengelola platform ini, seperti sang kurator Indonesia,
dengan skil menulis yang luar biasa,
yang tidak kalah hebatnya pengetahuan tentang platform ini. Saya angkat salut juga bagi para mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang sudah sangat apik menulis, membuat postingan yang berkualitas seperti
,
,
,
dan masih banyak lainnya yang sudah merasakan pahit manisnya steemit.
Terima kasih saya kepada Sang Kurator Indonesia ,
dan
di tengah padatnya jadwal sempat hadir untuk untuk berbagi pengalaman dan memotivasi kami pada acara Meet Up Steemit IAIN Lhokseumawe. Terima kasih juga kepada Dekan Fakultas Adab dan Dakwah yang memberi tempat untuk mengadakan acara tersebut. Salam sukses kepada
,
,
,
,
penggagas acara ini dan semua steemian IAIN Lhokseumawe yang sudah membantu terlaksana acara ini.
Acara di akhiri dengan sesi foto bersama dengan sang kurator Indonesia ,
dan
dengan semua peserta yang hadir di Meet Up perdana IAIN Lhokseumawe.
Harapan saya semoga kami para steemian IAIN Lhokseumawe bisa mengadakan Meet Up berikutnya dengan skala yang lebih besar lagi dan dihadiri oleh yang juga sang Kurator Indonesia, Mbak
sang Kurator OCD dan Senior lainnya di steemit.
Bagi yang sudah melihat dan membaca, mohon komentar dan ikuti saya .