Salam steemians...
Hasil pasti tidak akan menghianati usaha, ini kata-kata yang pantas bagi orang yang mau bercocok tanam atau masyarakat pedesaan yang kesehariannya berprofesi sebagai petani.
Petani tetaplah petani namun petani akan jadi pengusaha saat panennya tiba atau musim panen padi. Bagaimana tidak, seorang yang hasil panennya dari tanah atau sawah sewaan saja sangat melimpah apalagi masyarakat yang memiliki sawah pribadi.
Maksud penulis dalam menyampai bahwa petani menjadi saudagar tentu ada alasannya, salah satu alasan tersebut ialah para pekerja mesin perontok padi yang berebut untuk membooking dalam merontokkan padi yang telah dipotong. Bukan hanya para pekerja perontok, ada juga sebahagian yang meminta untuk memotong padi secara manual yaitu menggunakan sabit. Dalam hal ini tentu tidak berlebihan penulis menyebut petani sebagai saudagar dan belum lagi petani membayar upah para penandu padi menggunakan bahu untuk diantar kerumah yang punya.
Dalam bertani juga bukan hasil panen yang melimpah tapi usaha para petani menjaga padi mulai dari semai benih dan merawatnya selama lebih kurang 3 sampai 4 bulan sebelum musim panen tiba.
Tulisan tentang permasalahan ini ada beberapa nilai positif yang bisa kita ambil hikmah diantaranya:
- Petani dan pekerja akan saling membatu dalam memenuhi kebutuhan hidup.
- Bagi pekerja tentunya akan saling bekerja sama.
- Para pengupah akan dapat menambah penghasilan dalam musim panen.
- Ekonomi masyarakat sangat membantu pada musim panen. dll
Masih banyak lagi manfaat yang dapat kita rasakan pada saat musim panen tiba dan mungkin juga yang penulis uraikan hanya sebahagian kecil dan ini tentu sebagai informasi bagi siapa saja yang berkeinginan untuk membantu orang banyak dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup maka jadilah sebagai petani atau bahagian dari orang-orang bertani.