Sebulan lebih sudah saya mendengar tentang steempress, dia membuat saya penasaran, perlahan meninggalkanku dua langkah didepan dan saya pastikan dia bisa lebih cepat melesat, dan saya yang tidak ingin ketinggalan saat lebaran tiba saya mencoba berjumpa dengannya, sebenarnya bukan untuk mepelajari steempress, hanya untuk bersilaturahmi dengan ajnabi yang kukenal via steemit, keandalannya dan pengalamannya dalam mengarungi dunia persilatan kata tidak diragukan lagi, itu yang membuat saya ingin mengenal setiap tokoh yang mantap dalam hal bersilat kata, termasuk
yang ternyata adalah Abang kandung dari adik letingku semasa kuliah, dan itu kuketahui setelah aku menjamah pacebo-ok nya,
yang merupakan teman sepengajian dan senior di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK/STM) yang sekarang menjadi peutuha peut di rantau orang,
yang sekarang entah dimana rimbanya, juga
,
,
, dan
yang belum pernah kukenal dan mereka tak tahu kalau tulisan-tulisannya diam-diam kucuri untuk kujadikan pelukan tidurku, kasian mereka.
Aku cemburu pada yang saat itu berlevel sama, dan itu bukan tanpa sebab, setelah kupelajari ternyata ada hal baru dari postingannya, ternyata oh ternyata dia mulai 'kawin' lagi, eits, nanti dulu, bukan kawin dalam arti kata menambah 'tuan puan' dalam kehidupannya namun dia mengawinkan steemit dengan blog dan melahirkan anak yaitu steempress dan ternyata itu sangat mujur, cemburu tanda tak mampu, mungkin benar aku lagi kurang mampu, tapi jangan masukkan list nama saya dalam daftar keluarga penerima manfaat bantuan PKH ya, man-teman.
Kecemburuan itu kujadikan sebagai pemicu semangat bersteemitku, namun tetap tidak terkejar, hingga hari ini Aku resmi membuat blog baru, setelah 8tahun silam blog yang pernah kucoba-coba namun tak tahu menuliskan apa dan membiarkannya mati tanpa meninggalkan pusara.
Jauh hari sebelumnya aku terus memicu semangat kawan-kawan yang telah terjun duluan, dan juga menyusul dengan
yang mempelajari steempress langsung dari
lalu menemani mereka hingga 'tetes amper' mata yang mulai tak mampu 'nyala' lagi, saat itu saya dalam kondisi tubuh yang tidak prima untuk menerima apa yang ditransfer. dan juga
yang mulai 'kawin' lagi juga. Ah, kurasa tak seru ketika mereka sibuk membicarakan steempress namun saya tak nyambung, tak ingin ketinggalan sambungan saya pun memulainya juga, dipandu dan dibimbing langsung oleh
saya menjamah titik-demi-titik pembuatan akun, hingga Aku jadi 'kawin' lagi lagi, tanpa menafikan jasa mereka yang memperkenalkan steempress ini padaku yaitu
&
.
Terlebih lagi saya dengar mulai bergandengan tangan dengan steempress, saya mendengar
merupakan moderator di sana, tapi terlepas dari itu semua, saya salut dan tabek kepada rekan-rekan yang telah lebih dulu berada di sana. Tidak salahnya saya mencoba hal baru dan semoga saja ketika mereka berbicara steempress saya pun memiliki sambungan dan tidak tinggal dibelakang sendirian, karena maju bersama akan terasa indah pada waktunya.
Steempress telah membangkitkan semangat bersteemitku dan semoga berita ini juga sampai ke telinga para blogger sehingga mereka bergabung bersama kita di steemit.
Saya tidak tahu dan
mendapat ide itu dari mana yang jelas ini sebuah trobosan luar biasa. Hormat untuk anda, Mr. Fredikaa dan Howo.
Ketika aku masuk ke discord steempress saya merasa tidak asing karena di sana telah ada beberapa kawan yang telah lebih dulu bergabung kukatakan say hallo pada dan Ketua Kanda
dan para stemian lainnya yang tidak mungkin saya sebut satu persatu.
Posted from my blog with SteemPress : http://jubagarang.epizy.com/wp/2018/07/31/sudah-lama-aku-ingin-kawin-dengan-steempress-promosi-my-stories-using-steempress/