Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam tibalah saya dan teman-teman di pos Kandang Badak. Berhenti sejenak untuk istirahat isi perut dan menunaikan kewajiban sholat. Pos Kandang Badak adalah sebuah pos pendakian yang menjadi tempat favorit para pendaki terutama bagi mereka yang mau nge-camp. Pos Kandang Badak cukup memiliki area yang cukup luas dan dikelilingi oleh pohon besar, sehingga suhunya tidak terlalu dingin karena angin yang berhembus terhalang oleh pepohonan. Disebut pos Kandang Badak karena konon disini zaman dahulu ditemukan kumpulan Badak. Selain itu di pos ini juga terdapat pedagang makanan, tetapi jangan kaget jika kalian jajan disini harus membayar sedikit mahal.


Setelah istirahat sejenak untuk jajan, sholat dan melemaskan otot kami melanjutkan perjalanan ke Puncak gunung Gede dengan mengambil arah kiri, karena jika kita mengambil arah kanan itu untuk arah pendakian gunung Pangrango. Rencananya kami tektok lintas Putri jadi setelah sampai di Puncak Gunung Gede kami akan turun melalui jalur Putri.


Kami terus berjalan dan tibalah di gerbang pendakian puncak gunung Gede yang selanjutnya medan yang harus kami tempuh jalurnya cukup terjal dengan tingkat kemiringan hampir 90 derajat. Apalagi setelah itu kami harus mendaki jalur yang disebut tanjakan setan. Nah disinilah saya bertemu dengan seorang Porter dengan beban carrier di punggungnya yang cukup berat membawakan peralatan para pendaki. Saya sempat bertanya tentang imbalan jasa yang diterima oleh seorang Porter. Menurut jawaban yang saya terima dari orang tersebut bahwa dia menerima imbalan sebesar Rp 700.000,00.

Porter tersebut terus mendaki dengan beban yang cukup berat di punggungnya. Setelah sang Porter agak jauh dari tempat saya sayapun berhasil membuat sebuah video, mudah-mudahan video ini menjadi sebuah do'a yang dikabulkan oleh Tuhan yang maha esa.