Berburu Paket Wisata Bromo
Hepi wikend sahabat pejalan... 👐👐👐👐
Kalau suka berjalan kemana dan dimanapun pasti di jalani, bahkan di sela-sela tugas atau tujuan tertentu.
Seperti kali ini, ponakan saya Vivi yang mau mengisi liburannya dengan belajar di kampung Inggris, di Pare, Jawa Timur. Ia di antar oleh abangnya, Andri dan Ayah Ibunya. Mereka langsung berangkat dari Lampung menuju Surabaya.
Sekilas mengenai Kampung Inggris, kampung ini memang cukup terkenal bagi kita yang ingin belajar bahasa Inggris. Ia berada di kawasan Tulungrejo, kecamatan Pare, Jawa Timur. Di kawasan ini banyak sekali tempat kursus bahasa Inggris. Jadi dalam keseharian bahasa Inggris di pakai di sini, sehingga mudah bagi yang ingin belajar menguasainya.
Sambil menunggu pendaftaran kursus, mumpung lagi di Jawa Timur, maka rugi rasanya jika tidak sambil explore wisata di sana. Merekapun mencari paket wisata. Banyak sekali paket wisata yang di tawarkan, dari mulai Bromo, Kawah Ijen, Coban Rondo dan lainnya. Akhirnya mereka memilih ke Bromo.
Bukan iklan ya, tapi kebetulan saja jadwalnya pas, makanya memilih Nassai Tour and Travel. Paketnya murah loh, hanya 150K/ pax. Quota 16 pax.
Mengejar Sang Mentari
Kalau ke Bromo yang di cari adalah Sunrise. Jadi berangkat pukul 11 malam menuju Bromo. Karena di sana cuaca sangat dingin, jadi harus siapkan jaket, sarung tangan dan syal penghangat. Beli di lokasi juga ada, tapi tentu lebih mahal. Sesampainya di kaki gunung Bromo, akan ada pergantian kendaraan ke mobil Jeep. Mobil ini cocok untuk medan terjal dan mendaki. Sebagai catatan ada juga kendaraan ojek trail atau mobil pick up. Akhirnya sampai juga, cuaca sejuk langsung menyergap.
Sampai lokasi ini pukul 5 pagi. Di atas sini telah ramai pengunjung yang kebanyakan orang luar alias bule. Dan inilah pemandangan salah satu gunung terindah di Dunia. Bak lukisan, kawasan wisata gunung Bromo ini sangat mempesona.
Jangan Baper ya lihat foto foto ini
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
Kamu kapan ke sini?
Cerita ini belum selesai ya, esok akan saya lanjutkan gimana mereka menuju ke kawasan safana yang baru saja terbakar.
"Lasaklah ... Sebanyak, Sebisa dan Sejauh Mungkin, Karena Hidup Bukan Diam di Satu Tempat"
Kaki Lasak : The Story of my Travel, Photo & Food
Follow Me :
Steemit
Facebook Husaini Sani
Instagram kaki lasak ucok silampung
Whatsapp +6282166076131