LOCATION :
Pantai Babah Kuala
Lampuuk, Lhoknga
Aceh Besar
Indonesia
Pagi itu aku menelpon si Dollah, sahabatku.
"Oi Dol, dah lama ga mandi laut, sore ini kita ke Lhoknga yuk, mandi laut.. Brrrrrr.. cocok?"
"Ok Zack, jam 4 kita gerak ya bro"
"Okay, ajak kawan-kawan lain ya, nanti aku tunggu di rumah ya.. Byee"
Akhirnya, bakal mandi laut bareng-bareng lagi. Aktifitas yang lama tidak kami lakukan. Maklumlah, selain sibuk dengan kerjaan masing-masing, sekarang ini kawan-kawan lebih suka main ludo di warung kopi dari pada tamasya haha. Aku lihat jam, masih pukul 9 pagi. Ahh.. Masih lama, aku pun menyiapkan segala keperluan, seperti kacamata renang, pakaian ganti, alat mandi dan lain-lain. Mungkin karena lelah, akupun tertidur :).
Bahh... Mampus aku, nyaris jam 5. Kulihat handphone, ada 37 kali panggilan dari si Dollah dan Andri, sialnya handphone ku mode silent, jadi ga terdengar. Gawat nih, langsung ku telpon si Dollah.
"Oi Dol, sori ketiduran... Hape ku silent pulak, kalian dimana? Udah sampe? " beruntun aku bertanya ke Dollah.
" Waduh, si Andri udah sejak jam 4 nunggu, dia mulai Bete, lalu si Umar ga ada kabarnya. Aku masih di rumah juga ni, tunggu si Pipit dan Doni, gimana jadi? "
Hmn... Kukira aku saja yang terlambat, ternyata yang lainpun masih belum kumpul. Blaa blaa blaaa... Wes ewes ewesss... Akhirnya pukul 5.30 juga berangkat nya.
Sifat kami memang berbeda-beda. Si Andri terkenal disiplin, ia selalu datang tepat waktu. Dia akan marah jika pada terlambat. Biasanya akan ngomel panjang jika waktu molor dari yang disepakati. Lalu ada Si Umar, dia cuek dan paling susah diajak komunikasi, jika katanya mau bergabung, bisa dipastikan ia akan ikut bergabung. Hanya saja waktu gabungnya sesuka hati dia. Lalu ada Pipit dan Doni yang selalu berdua, kalau pergi ya sepaket, padahal mereka sering kali bertengkar, pun karena hal-hal sepele, anehkan?. Kalau Dollah lain lagi, dia ga tegaaan.. disuruh tunggu mau, disuruh kesana kemari hayuk, hingga kesannya ga ada sikap. Nah, kalau aku biasanya selalu terlambat, tapi bukannya disengaja loh. Aku sering kali sudah prepare, tapi kadang lupa, kadang ketiduran apalagi kalau sudah mengerjakan aktifitas lain. Akibatnya kawan-kawan jadi sering jengkel.
Pantai Babah Kuala, Lhoknga, akhirnya kami berjumpa. Seperti biasa, begitu jumpa, semua saling menyalahkan. Kami beradu argument : Sore sekali sih? Gara-gara kamu? Kamu ga jelas nih? Eh kamu dihubungi ga aktif? dan seterusnya.
Tapi itu hanya sebentar saja. Begitu kami nyebur dilaut, semua perdebatan tadi dilupakan. Wajah kami kembali ceria. Berenang kesana-kemari adu cepat atau menarik ke tengah pipit yang tak pandai berenang. Indahnya sunset itu, terkalahkan oleh indahnya kebersamaan kami.
Begitulah pertemanan kami, selalu berseteru. Tapi hal itulah yang membuat kami rindu dan membuat kami jadi dekat. Karena kami tau, pertemanan itu bukan untuk saling memuji, tapi untuk saling melengkapi, meski dengan cara berseteru.
Salam Kaki Lasak, Kemanapun Kaki Dilangkahkan
Follow Me :
Steemit @ kakilasak
Facebook @ husaini_sani
Instagram @ ucok_silampung & @ kaki_lasak
Whatsapp +6282166076131