Teman-teman yang bergabung dalam komunitas literasi FAMe, mitra KSI sangat paham hukum gerak dunia yang terus bergerak ke depan.
Bahkan kini geraknya cukup cepat berkat perkembangan teknologi. Ini jelas menimbulkan distruptif yang bila tidak mampu menyesuaikan diri maka akan ditinggal kereta, termasuk dalam dunia literasi.
Kehadiran Steem blockchain menjadi salah satu bukti adanya distruptif pada dunia literasi dalam hal media. Belum habis era kejayaan media cetak, sudah muncul media online, belum cukup berkembang kegiatan literasi di media online termasuk dengan rumus SEO-nya sudah pula datang monetisasi ala media berbasis Steem blockchain. Dan melalui Steem blockchain, juga akan tiba periode Smart Media Tokens (SMT).
Hebatnya, FAMe adalah komunitas para pemikir yang tidak hanya mampu melihat ke belakang (sejarah), tidak hanya tajam menganalisis masa kini, tapi juga brillian melihat ke depan (futuristik) sehingga dengan cepat mendeklarasikan diri siap mengadopsi SMT dalam usaha memajukan literasi di Aceh dan Indonesia.
Di bawah koordinasi (FAMe) dan
(KSI Chapter Banda Aceh) 432 anggota FAMe sudah menyatakan kesiapannya menyambut SMT. Tinggal satu langkah lagi, yaitu membuat website Komunitas Literasi Aceh (KLA) dan menghubungkannya dengan Steem blockchain maka pegiat literasi Aceh akan menjadi pelopor media berbasis SMT di Indonesia.
https://steemit.com/promo-steem/@rismanrachman/fantastis-fame-siap-sambut-smt
Itu bermakna, kegiatan kreasi konten di media Steem blockchain seperti Steemit akan di warnai oleh kreator konten dari FAMe dan bukan tidak mungkin komunitas FAMe akan menjadi "guru" dalam mewujudkan Smart Content di Steemit.
Bukan hanya itu, jika kekuatan FAMe.disatukan dengan kekuatan KSI maka sangat mungkin akan datang ke Aceh, Indonesia. Jika ada 1000 orang yang siap menyambut,
sangat mungkin melakukan tour steem dan datang ke Aceh, Indonesia.